Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Resmi: Haji Tahun Ini Hanya Untuk Umat Muslim Yang Berada Di Arab Saudi Dan Jumlahnya Tidak Lebih Dari 60.000 Jemaah

SABTU, 12 JUNI 2021 | 18:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL Ibadah haji tahun ini masih dibatasi hanya untuk umat Muslim yang berada di Kerajaan Arab Saudi.

Kementerian Haji dan Umrah pada Sabtu (12/6) mengumumkan, setidaknya 60.000 penduduk dan warga yang tinggal di Kerajaan akan diizinkan untuk melakukan haji.

Dalam postingannya di Twitter, kementerian mengumumkan, pembatasan itu dilakukan karena munculnya mutasi baru dari virus corona belakangan ini.


“Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia mengenai perkembangan berkelanjutan dari pandemi virus corona dan munculnya mutasi baru, maka pendaftaran haji akan dibatasi (hanya) untuk penduduk dan warga dari dalam Kerajaan saja,” tulis kementerian seperti dikutip dari Al Arabiya, Sabtu (12/6).

Mereka yang diijinkan mendaftar adalah warga yang berusia antara 18 dan 65 tahun dan telah divaksinasi penuh atau menerima dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya.

"Demikian juga untuk yang telah sembuh total dari infeksi Covid-19, silakan untuk mendaftar," kata kementerian.  

Keputusan itu dibuat demi untuk keselamatan dan keamanan jemaah.

Sedikitnya 1.000 orang yang sudah tinggal di Arab Saudi dipilih untuk ikut berpartisipasi dalam ziarah ini. Dua pertiganya adalah penduduk asing dari 160 negara, dan sepertiganya adalah personel keamanan dan staf medis Saudi.

Mereka yang diijinkan melaksanakan ibadah haji harus melakukan karantina selama tujuh hari sebelum tiba di Mekah. Lokasi karantina dipilih oleh panitia di hotel yang ditunjuk sampai dimulainya ritual.

Jemaah dibagi dalam beberapa kelompok dan dijemput oleh petugas. Setiap 50 orang didampingi oleh seorang petugas kesehatan untuk memastikan langkah-langkah keamanan, termasuk mengenakan masker dan menjaga jarak diterapkan seiap saat.

Ini adalah tahun kedua berturut-turut Kerajaan Saudi membatasi ziarah haji. Tahun lalu, hal yang sama diberlakukan. Kerajaan hanya mengijinkan sekitar 10.000 jemaah yang telah memenuhi syarat melakukan ibadah haji.

Sejak awal pandemi virus corona, Arab Saudi telah mengkonfirmasi 463.703 kasus dan 7.537 kematian.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya