Berita

Presiden UEFA Aleksander Ceferin/Net

Sepak Bola

EURO 2020

Euro 2020, Presiden UEFA: Kami Harus Menghadapi Situasi Khusus Untuk Selesaikan Ajang Ini

SABTU, 12 JUNI 2021 | 12:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setahun setelah ditunda karena pandemi Covid-19, turnamen EURO 2020 akhirnya bisa dilangsungkan pada Jumat (11/6). Ini adalah saat-saat yang cukup melegakan sekaligus mengharukan terutama bagi Presiden UEFA Aleksander Ceferin setelah harus menghadapi 'situasi khusus' Untuk menyelesaikan ajang internasional ini.

Menurutnya, ajang kali ini bukanlah ajang biasa.

"Ini bukan Euro biasa karena ada 24 tim yang akan bermain di 11 kota yang menjadi tuan rumah di tengah pandemi yang membuat perjalanan semakin sulit," kata Ceferin di Roma, seperti dikutip dari AFP,  Jumat (11/6)


“Jadi setiap tim harus beradaptasi dengan situasi khusus untuk menyelesaikan Euro ini,” katanya.

Ia yakin kompetisi akan berlanjut tanpa gangguan hingga final di Wembley pada 11 Juli mendatang karena seluruh panitia telah menerapkan protokol kesehatan dan 'gelembung' yang sangat ketat.

"Bahkan ofisial yang divaksinasi harus diuji sebelum setiap pertandingan. Kami semua sangat terlindungi, begitu juga dengan para pemain, saya pikir ini turnamen yang cukup aman," katanya, seperti dikutip dari AFP.

Ia juga tidak menyesali keputusan untuk menunda tahun lalu. Ia yakin itu adalah keputusan yang tepat,, mengingat tahun lalu turnamen harus dimainkan di stadion tabpa penonton.

“Sekarang kami sudah menyadari, bagus untuk menunda karena tahun lalu kami akan menyelenggarakan Euro tanpa penonton dan sekarang setidaknya kami memiliki sejumlah penggemar yang sangat penting untuk Euro karena ini adalah festival sepak bola. Saya percaya sejak awal bahwa Euro akan berjalan tahun ini."

Euro 2020 dibuka dengan tim Italia menghadapi Tim Turki.  Pemerintah Italia mengonfirmasi secara tertulis bahwa Stadion Olimpico di Roma akan terisi penonton dengan kapasitas 25 persen untuk empat pertandingan Euro 2020.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya