Berita

Massa pro-Trump menerobos masuk ke US Capitol pada 6 Januari 2021 di Washington, DC/Net

Dunia

Pihak Berwenang Tangkap Polisi Chicago Terkait Kasus Kerusuhan Capitol Hill

SABTU, 12 JUNI 2021 | 08:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang terus melakukan pencarian para pelaku penyerangan Capitol Hill. Penangkapan terbaru dilakukan pada Jumat (11/6) kepada seorang  polisi Chicago yang ditengarai sebagai pendukung Trump, lebih dari lima bulan pasca penyerbuan Capitol Hill.

Petugas bernama Karol Chwiesiuk (29) itu ditangkap karena diduga ikut menjadi pelaku kerusuhan di US Capitol pada 6 Januari lalu. Jaksa mengatakan, saat kerusuhan terjadi Chwiesuk masuk ke kantor Senator Demokrat AS Jeff Merkley dan melakukan swafoto yang menunjukkan dia mengenakan hoodie dengan logo Departemen Kepolisian Chicago di atasnya.

Akibat ulahnya, Chwiesiuk menghadapi lima tuduhan pelanggaran, termasuk perilaku tidak tertib di gedung Capitol dengan maksud untuk menghalangi proses kongres. Masing-masing tuduhan membawa hingga satu tahun penjara jika dia terbukti bersalah.  


Menurut Chicago Tribune, Chwiesiuk, yang tinggal bersama orang tuanya di Chicago's Northwest Side, ditangkap pada Jumat pukul 8 pagi dan muncul di hadapan Hakim Hakim AS Gabriel Fuentes lewat sidang telekonferensi, yang kemudian membebaskannya dengan jaminan.

Sebagai bagian dari syarat pembebasannya, Chwiesiuk diperintahkan untuk menyerahkan semua senjata api serta kartu identitas pemilik senjata apinya.

Pengacara Chwiesiuk, Timothy Grace, mengatakan dia telah menjadi petugas polisi Chicago sejak 2018 dan baru-baru ini ditugaskan untuk berpatroli di Distrik Harrison.  

"Dia dilucuti dari kekuasaan polisi awal pekan ini dan ditugaskan kembali ke meja tugas," kata Grace.

Chwiesiuk hanya berbicara singkat selama sidang 45 menit, menjawab, "Ya, saya paham" ketika ditanya oleh hakim apakah dia memahami persyaratan ikatannya.

Penampilan awal sidangnya ditetapkan Kamis mendatang di Washington.

Lebih dari 450 orang kini telah ditangkap sehubungan dengan penyerbuan Capitol, termasuk setidaknya 10 orang yang pernah bekerja sebagai petugas polisi dan lebih dari 50 orang yang pernah bertugas di militer, menurut hitungan CBS News.  

Penangkapan penting lainnya terjadi bulan lalu kepada seorang perwira aktif Korps Marinir AS bernsma Christopher Warnagiris (40) yang diduga menerobos garis polisi dan memaksa sebuah pintu terbuka, memungkinkan para perusuh untuk masuk ke dalam Capitol Hill.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Jepang Akui Otonomi Sahara Solusi Paling Realistis

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:21

Pencanangan HUT Jakarta Bawa Mimpi Besar Jadi Kota Global

Minggu, 10 Mei 2026 | 12:02

Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah Jadi 4 Kategori, Ini Daftarnya

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:40

Kritik Amien Rais Dinilai Bermuatan Panggung Politik

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:30

Pramono Optimistis Persija Menang Lawan Persib

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:18

Putin Klaim Perang Ukraina Segera Berakhir, Siap Temui Zelensky untuk Damai

Minggu, 10 Mei 2026 | 11:10

JK Negarawan, Pemersatu Bangsa, dan Arsitek Perdamaian Nasional yang Patut Dihormati

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:48

BMKG-BNPB Lakukan OMC Kendalikan Potensi Karhutla di Sumsel

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:41

Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Tanpa Sepengetahuan Irak

Minggu, 10 Mei 2026 | 10:23

KPK Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Anggota BPK Haerul Saleh

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:44

Selengkapnya