Berita

Tulisan Ferdinand Hutahaean yang mengibaratkan Anies-Ridwan Kamil seperti dua gadis yang tak laku/Repro

Politik

Komentari Anies-RK, Ferdinand Hutahaean Ibaratkan Seperti Gadis Yang Tak Laku Dan Mirip PSK

JUMAT, 11 JUNI 2021 | 21:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan kontroversial disampaikan bekas politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean saat mengomentari pertemuan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Sumedang, Jawa Barat.

Dalam cuitannya di Twitter, Ferdinand mengibaratkan kedua tokoh tersebut seperti seorang gadis yang tak laku.

"Bagai dua wanita tua untuk kategori gadis, tapi tak kunjung dapat jodoh dan tak kunjung ada yang lamar," tulis Ferdinand mengomentari media daring yang memberitakan pertemuan Anies dan Ridwan Kamil di Sumedang, Jumat (11/6).


Tak sampai di situ, Ferdinand bahkan menggunakan istilah PSK, atau pekerja seks komersial dalam tulisannya.

"Akhirnya dengan paras dipaksakan, dandanan menor, mereka mencoba menarik perhatian para lelaki. Sialnya, mereka malah terlihat seperti PSK dan dijauhi laki terhormat," tutup Ferdinand.

Sontak, tulisannya ini banjir komentar dari warganet pengguna Twitter. Setidaknya, hingga berita ini diterbitkan, ada sekitar 34 orang ikut berkomentar, disukai 176 warganet, dan diunggah ulang sebanyak 25 kali.

Beberapa di antaranya setuju dengan pandangan Ferdinand, namun tak sedikit pula yang menanggapinya negatif.

"Ngomongnya sampai PSK. Situ yang doyan PSK, tutup akun sana. Sudah bertebaran sempak merah di mana-mana," balas akun Randi.

"Kalau bapak saya perhatikan selalu cari kesalahan orang lain. Coba koreksi diri sendiri, pasal mesum itu kok diamin aja Pak. Foto-foto bagus jugak ya Pak, fotonya ganteng pakai kolor PD ya Pak," balasan akun Hafiz.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya