Berita

Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di kawasan Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat/Repro

Politik

Gubernur Lemhannas: TWK Penting Untuk Jaga Karakter Bangsa Indonesia

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 14:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BPK) dalam transisi pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan upaya mempertahankan ciri dan karakter bangsa Indonesia.

"Masing-masing negara punya identitas sendiri-sendiri
masing-masing bangsa kan punya identitas sendiri-sendiri dan punya kepentingan, walaupun berada di dalam era kompetisi,

"Bagaimana pun juga, wawasan kebangsaan itu penting. Karena itulah yang memberikan ciri dan karakter Indonesia yang berbeda dari bangsa lain di dunia," kata Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (10/6).

"Bagaimana pun juga, wawasan kebangsaan itu penting. Karena itulah yang memberikan ciri dan karakter Indonesia yang berbeda dari bangsa lain di dunia," kata Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (10/6).

Setiap negara di dunia memiliki identitas dan karakter sendiri-sendiri, termasuk Indonesia. Dengan masyarakat yang majemuk, Indonesia tentu memiliki ciri khas yang berbeda dengan negara lain.

Ciri khas sebuah bangsa menjadi penting di era globalisasi seperti saat ini. Hal inilah yang perlu diperkuat bangsa Indonesia melalui salah satunya wawasan kebangsaan.

"Justru itu menjadi penting karena akan sangat bergantung bagaimana bangsa itu membangun daya saing masing-masing untuk memenangkan era globalisasi," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya