Berita

Monas Jakarta pada malam hari/Net

Politik

Calon Gubernur DKI: Anies-AHY-Sandi Sudah Level Pilpres, Risma-Ariza-Bima Arya Layak Dimunculkan

KAMIS, 10 JUNI 2021 | 11:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sudah banyak muncul nama-nama yang dinilai potensial untuk memjadi Calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024.

Beberapa diantaranya Mensos Tri Rismaharini, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menparekraf Sandiaga S. Uno, Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Walikota Bogor Bima Arya, artis Raffi Ahmad, artis Agnes Monica, termasuk petahana Gubernur Jakarta Anies Baswedan.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan, untuk Anies Baswedan, AHY, dan Sandiaga tampaknya sudah bukan levelnya lagi untuk calon gubernur.


Ketiga sosok itu sudah layak menjadi tokoh nasional, sehingga levelnya sudah untuk capres dan cawapres.

"Karena itu, ketiga sosok tersebut sebaiknya didorong untuk ikut kontestasi pada Pilpres 2024. Mereka ini punya elektabilitas yang cukup tinggi," ujar Jamiluddin, Kamis (10/6).

Untuk artis, seperti Raffi Ahmad dan Agnes Monica, belum layak untuk didorong maju pada Pilkada 2024. Sebab, gubernur DKI merupakan jabatan strategis yang selevel dengan menteri.

Karena itu, dibutuhkan sosok inovatif, cerdas, tegas, berwawasan luas, memilili jiwa kepemimpinan yang baik, dan bijaksana. Sedapat mungkin yang pernah berkarier di pemerintahan atau organisasi.

"Jadi, kalau sosok artis ingin diorbitkan, sebaiknya yang mendekati kriteria tersebut. Contohnya Dede Yusuf, Tantowi Yahya, Eko Patrio, dan Inggrid Kansil," kata Jamiluddin.

Sedangkan Risma, Riza Patria (Ariza), dan Bima Arya tentu layak dimunculkan. Sebab mereka sudah punya pengalaman menjadi walikota dan wakil gubernur.

"Hanya saja partai politik tentu punya pertimbangan untuk mengusung calon pada Pilkada Jakarta 2024. Sebab, Gubernur DKI Jakarta, selain punya gengsi tersendiri, juga akan mampu mengerek elektabilitas partai," ucap Jamiluddin, mantan Dekan Fikom IISIP Jakarta itu.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya