Berita

PB SEMMI menggelar aksi di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Rabu, 9 Juni 2021/Ist

Politik

Diiringi Rintik Hujan, Serikat Mahasiswa Muslim Gelar Demo Di Kedubes Arab Saudi

RABU, 09 JUNI 2021 | 21:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Massa dari Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Rabu (9/6).

Massa PB SEMMI mengaku kecewa kepada pemerintah Arab Saudi yang dinilai plin plan soal kuota haji. Hingga kini, Indonesia menjadi salah satu negara mayoritas muslim yang belum kebagian kuota ibadah haji.

"Sudah dua tahun pengelolaan ibadah haji amburadul. Tahun kemarin hanya 10 ribu orang yang bisa haji. Tahun ini belum jelas sama sekali. Tidak konsisten dan tidak profesional," ujar Ketua Umum PB SEMMI, Bintang Wahyu Saputra saat orasi.


Bintang pun meminta Arab Saudi menyerahkan pengelolaan haji kepada negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Sebab ia menilai pemerintah Arab Saudi tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada umat Islam.

"Sampai sekarang soal kuota haji untuk Indonesia saja mereka belum putuskan, padahal waktunya sudah dekat sekali. Kalau tidak mampu, kami minta serahkan kepada OKI sebagai pengelola ibadah haji,” tegas Bintang sembari diiringi rintikan hujan.

Ia lantas menyinggung surat Kedutaan Besar Arab Saudi kepada Ketua DPR RI, Puan Maharani. Dalam surat itu, kata dia, dijelaskan Indonesia tidak mendapat kuota haji seperti yang disebut Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad.

"Punya agenda apa Dubes Saudi terhadap politik Indonesia? Suratnya bukan menjernihkan polemik kuota haji, malah makin memperkeruh. Sebaiknya pemerintah Arab Saudi menarik pulang dubesnya, sebelum rakyat Indonesia protes,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya