Berita

Pelanggan restoran cepat saji McDonald's meningkat dengan adanya menu BTS Meal/Net

Nusantara

Fenomena BTS Meal, Wagub DKI Ancam Sanksi McDonalds

RABU, 09 JUNI 2021 | 19:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Fenomena membludaknya konsumen restoran cepat saji McDonald's yang hendak membeli menu BTS Meal turut disoroti Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria.

Ariza, sapaan Wagub mengimbau, pihak restoran dan badan usaha lainnya untuk mempertimbangkan potensi kerumunan yang ditimbulkan saat meluncurkan sebuah produk atau membuat kegiatan.

Ariza juga meminta konsumen McDonald's untuk tertib lantaran saat ini masih dalam suasana pandemi Covid-19.


"Mohon menjadi perhatian, tetap dilaksanakan protokol kesehatan, harus diantisipasi, harus memiliki perkiraan," kata Ariza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/6).

Ariza menegaskan, apabila terjadi kerumunan sehingga melanggar kesehatan, pihaknya akan menjatuhkan sanksi tegas.

"Apabila itu tidak diperhatikan tentu kami tidak segan-segan memberikan sanksi," tegas Ariza diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Seperti diketahui, menu kolaborasi antara BTS dengan McDonald's Indonesia, BTS Meal, mulai dijual hari ini, Rabu (9/6).

Menu The BTS Meal yang dijual Rp 45.455 itu terdiri dari 9 potong Chicken McNugget, Medium Fries, Medium Coca Cola, Saus Sweet Chili dan Saus Cajun.

Saus tersebut merupakan saus favorit para member BTS. Antrean mengular di hampir semua outlet McDonald's, khususnya yang berada di Jakarta. Antrean yang didominasi driver ojek online itu terlihat menimbulkan kerumunan massa.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya