Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto/Net

Politik

Antisipasi Kejahatan, DPR Apresiasi Penggunaan Teknologi Face Scan Menara Latumenten

RABU, 09 JUNI 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keamanan dan keyamanan menjadi faktor penting yang harus dijamin dalam sebuah hunian bagi masyarakat.

Berangkat dari hal tersebut, legislator dari daerah pemilihan DKI Jakarta III, Darmadi Durianto memberi perhatian kepada hunian yang sudah memanfaatkan perkembangan teknologi dalam menjamin keamanan hunian.

Salah satunya penggunaan sistem keamanan berbasis teknologi wajah atau face scan yang diluncurkan pengelola Menara Apartemen Latumenten, Jakarta Barat. Menurutnya, kehadiran teknologi tersebut dapat meminimalisir potensi kejahatan yang kerap terjadi ditempat-tempat hunian masyarakat perkotaan.


"Saya kira bagus adanya teknologi semacam itu, bisa membuat nyaman dan aman para penghuninya. Sering kita dengar beberapa apartemen dijadikan tempat kejahatan seperti narkoba, prostitusi, dan lainnya karena kelemahan sistem keamanan yang diterapkan," ujar Darmadi kepada wartawan, Rabu (9/6).

Anggota Komisi VI DPR RI melanjutkan, penerapan teknologi berbasis face scan dapat dijadikan contoh oleh apartemen-apartemen lain.

"Pilot projects ini yakni, penggunaan sistem keamanan berbasis face scan di Menara Apartemen Latumenten bisa dijadikan contoh oleh apartemen-apartemen lainnya," lanjut Bendahara Megawati Institute itu.

Facial recognition system atau face scan digunakan manajemen apartemen Menara Latumenten sebagai pengganti dari finger print scanner dan tab card ketika ingin masuk ke area apartemen.

Ketua Umum Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) yang juga pengelola Apartemen Latumenten, Arsin menjelaskan, kehadiran face scan sebagai upaya memudahkan dan memberikan keamanan bagi para penghuni.

"Tahun 2021 ini, kami kembali menjadi pelopor dalam penggunaan teknologi Face Recognition di Hunian Apartemen Menara Latumeten sebagai pengganti kartu akses bagi penghuni," kata Arsin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya