Berita

Ratko Mladic saat pertama kali hadir di pengadilan pada Juni 2011/Net

Dunia

Turki Sambut Baik Hukuman Seumur Hidup Ratko Mladic Si Tukang Jagal Dari Bosnia

RABU, 09 JUNI 2021 | 14:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri Turki menyambut baik keputusan pengadilan PBB di Den Haag yang menghukum seumur hidup Ratko Mladic atas perannya dalam genosida di Bosnia dan Herzegovina.

Mereka mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis pada Selasa (8/6), keputusan tersebut sudah sangat tepat, meskipun itu tidak akan mengurangi rasa sakit dari kerabat para korban.

Hakim untuk Pengadilan Kriminal Internasional untuk Bekas Yugoslavia (ICTY) menghukum Mladic juga dikenal sebagai 'tukang jagal Bosnia' dengan penjara seumur hidup pada tahun 2017 karena genosida yang dia lakukan dan kekejaman terhadap kemanusiaan dengan pelanggaran hukum perang.


"Turki berharap putusan itu akan melayani perdamaian dan rekonsiliasi di Bosnia dan Herzegovina dan kawasan dan berkontribusi pada pencegahan kejahatan semacam itu di masa depan," tulis pernyataan itu, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Rabu (9/6).

Mladic pernah menjadi orang paling dicari di Eropa setelah perannya dalam Perang Bosnia 1992-1995.

Dia adalah komandan Angkatan Darat Republika Srpska, yang didirikan di Bosnia-Herzegovina pada awal perang saudara di negara itu di tengah pecahnya Yugoslavia.

Dia dan pasukan di bawah komandonya terkait dengan genosida yang dilakukan di Bosnia, khususnya di Srebrenica, kekejaman terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II, setelah pasukan Serbia menyerbu daerah kantong yang seharusnya berada di bawah perlindungan penjaga perdamaian PBB.

Selain itu, Mladic juga dikenal dengan pengepungan berdarah selama 1.425 hari di ibu kota Sarajevo, yang terpanjang dalam sejarah perang modern.

Setelah berakhirnya perang dengan Kesepakatan Dayton pada 21 November 1995, Mladic menjadi buronan selama lebih dari satu dekade.

Perburuan selama 15 tahun berakhir pada 2011 ketika Mladic ditemukan dan diserahkan ke Pengadilan Den Haag untuk diadili.

Sidang Mladic dimulai pada 16 Mei 2012 dan berakhir dengan keputusan pada Desember 2016. Sidang lebih dari 500 hari memanggil 591 saksi dan melihat hampir 10.000 bukti diterima oleh pengadilan.

Mladic lahir pada 12 Maret 1942 di daerah Kalinovik, Bosnia-Herzegovina.

Dia berlatih di Akademi Militer Tentara Rakyat Yugoslavia (JNA) di Beograd. Dia pertama kali bertugas di JNA, kemudian di Angkatan Darat Republika Srpska (VRS), yang didirikan di Bosnia-Herzegovina saat Yugoslavia pecah.

VRS didirikan pada awal perang di Bosnia pada 12 Mei 1992, dan Mladic adalah komandannya. Pasukan JNA di Bosnia juga diubah menjadi unit VRS.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya