Berita

Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal, Akhmat Suyuti/Net

Hukum

Kemarin Mangkir, Ketua PDIP Kendal Kembali Dipanggil Sebagai Saksi Untuk Terdakwa Juliari

RABU, 09 JUNI 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sidang perkara dugaan suap bantuan sosial (Bansos) sembako Covid-19 di Kementerian Sosial tahun 2020 akan kembali digelar, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (9/6).

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri mengatakan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) hari ini mengagendakan menghadirkan 11 orang saksi untuk diperiksa dengan terdakwa Juliari P. Batubara selaku mantan Menteri Sosial.

"Saksi-saksi sidang JPB hari ini ada 11 orang," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/6).


Kesebelas saksi ini salah satunya adalah, Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal, Akhmat Suyuti yang kembali diagendakan diperiksa meskipun pada sidang sebelumnya yakni pada Selasa (8/6), Suyuti tidak hadir disidang untuk terdakwa Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.

Selain itu, saksi yang juga dipanggil hari ini adalah, Kukuh Aribowo, Irman Putra, Mochamad Iqbal, Go Erwin, Kuntomo Jenawi, Rocky Josep Pesik, Raj Indra Singh, Merry Hartini, Chandra Andriati, dan Alisan alias David.

Saksi Kukuh merupakan tim teknis Juliari saat menjabat sebagai Menteri Sosial. Kukuh disebut sebagai operator Juliari untuk mengurusi pemungutan fee operasional dan fee komitmen kepada vendor bansos dan mengatur nilai uang fee tersebut untuk diminta kepada para vendor.

Selanjutnya, saksi Rocky Josep Pesik merupakan Direktur PT Andalan Pesik Internasional; Go Erwin selaku Direktur CV Nurani Elang dan PT Era Nusa Prestasi. Saksi Kuntomo Jenawi selaku partner investor salah satu vendor bansos.

Kemudian, Raj Indra Singh, Merry Hartini, Irman Putra, Chandra Andriati, David, dan Mochamad Iqbal merupakan pihak vendor bansos yang mendapatkan kuota bansos.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, hingga pukul 10.15 WIB, saksi Akhmat Suyuti belum terlihat hadir di ruang sidang. Sementara itu, beberapa saksi lainnya terlihat sudah hadir di ruang sidang dan menunggu persidangan dimulai. Terdakwa Juliari pun sudah hadir di ruang sidang sejak pukul 10.00 WIB.

"Belum ada konfirmasi (kehadiran dari Suyuti)" kata Jaksa Moh. Nur Azis kepada redaksi, Rabu (9/6).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya