Berita

Wu Qian, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China/Net.

Dunia

Kemenhan China: Taiwan Akan Membakar Diri Sendiri Karena Terlalu Erat Pada Kekuatan Asing

RABU, 09 JUNI 2021 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Pertahanan Nasional China buka suara soal kunjungan senator AS ke Taiwan dengan menggunakan pesawat militer akhir pekan lalu. Bagi China, apa yang dilakukan itu adalah sebuah provokasi politik yang sangat keji.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (8/6), Kemenhan China mengutuk tindakan tersebut. Mereka juga memperingatkan, Taiwan pada akhirnya akan terbakar dengan mengikatkan diri pada pasukan asing.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Wu Qian mengatakan bahwa kunjungan itu adalah 'pertunjukan politik' dan menggunakan Taiwan untuk menantang prinsip satu-China, dalam upaya untuk menggunakan pulau Taiwan untuk menahan China.


Pernyataan Wu muncul setelah Senator AS Tammy Duckworth, didampingi oleh senator Christopher Coons dan Dan Sullivan, mendarat di Bandara Songshan Taipei dengan pesawat militer C-17 AS pada Minggu (6/6) pagi dalam apa yang disebut kunjungan bantuan vaksin tiga jam. Aktivitas mereka terbatas pada area militer bandara saat itu, yang menurut media Taiwan itu dilakukan karena permintaan pencegahan epidemi.

"Langkah itu telah secara serius melanggar prinsip dan ketentuan satu-China dari Tiga Komunike Bersama China-AS yang diakui secara luas oleh masyarakat internasional, secara serius merusak fondasi hubungan China-AS dan perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan dan secara serius merusak kepentingan mendasar semua orang Cina termasuk rekan senegaranya Taiwan," kata Wu, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (9/6).

"Ini sangat tidak bertanggung jawab dan sangat berbahaya," ujarnya.

Wu memperingatkan otoritas Partai Progresif Demokratik (DPP) yang memisahkan diri di pulau itu bahwa pada akhirnya akan membakar dirinya sendiri dengan mengikat dirinya terlalu erat dengan kekuatan asing.

Kementerian mendesak AS untuk segera menghentikan segala bentuk pertukaran resmi dan kontak militer dengan pulau itu dan tidak mengirim sinyal yang salah untuk mendorong separatis di pulau itu.

"Masa depan pulau Taiwan terletak pada reunifikasi dengan tanah air, dan kesejahteraan rekan-rekan Taiwan tergantung pada peremajaan nasional," tegas Wu, seraya mencatat bahwa daratan China harus dan akan bersatu kembali dengan Taiwan.

"Jika ada yang berani memisahkan pulau Taiwan dari China, Tentara Pembebasan Rakyat China akan memberikan serangan langsung dan dengan tegas mempertahankan reunifikasi nasional dan integritas teritorial dengan segala cara," demikian Wu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya