Berita

Ketua Umum PB SEMMI sekaligus Sekjen Organisation of Islamic Cooperation (OIC) Youth Indonesia, Bintang Wahyu Saputra/Net

Politik

PB SEMMI Minta Arab Saudi Serahkan Pengelolaan Haji Ke OKI

SELASA, 08 JUNI 2021 | 14:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Arab Saudi diminta untuk menyerahkan pengelolaan ibadah haji kepada negara-negara organisasi kerja sama Islam (OKI) atau Organization of Islamic Cooperation (OIC).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal OIC Youth Indonesia, Bintang Wahyu Saputra lantaran hingga kini Indonesia belum mendapat kepastian dari pemerintah Arab Saudi soal kuota haji.

“Sebaiknya Arab Saudi menyerahkan pengelolaan haji kepada negara-negara OKI. Pemerintah Arab Saudi tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada umat Islam yang ingin menjalankan rukun Islam kelima," kata Bintang, Selasa (8/6).


Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan jumlah jemaah haji yang sangat besar. Namun sayangnya, hingga kini belum ada kejelasan dari pemerintah Arab Saudi soal kuota yang diberikan kepada Indonesia.

Ketua Umum PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) ini melanjutkan, tak semua calon jemaah haji Indonesia berkategori mapan dalam hal ekonomi. Berangkat ke Tanah Mekkah pun menjadi impian semua umat muslim di Indonesia.

“Tidak sedikit umat Islam Indonesia yang ikhlas menabung bertahun-tahun untuk bisa mewujudkan mimpinya beribadah haji. Anak-anak Indonesia impiannya memberangkatkan haji orangtuanya. Ini cermin Ibadah Haji menjadi prioritas dalam hidup umat Islam Indonesia," jelasnya.

Bintang pun menyoroti Dutabesar Arab Saudi, Essam bin Abed Al-Thaqafi yang dianggap melakukan politicking. Ia menyebutkan, dalam surat Dubes Arab Saudi kepada Ketua DPR RI disebutkan dengan jelas bahwa Indonesia tidak mendapat kuota haji seperti yang disebut oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

"Ini politicking. Punya agenda apa Dubes Saudi terhadap politik Indonesia? Suratnya bukan menjernihkan polemik kuota haji yang sedang ramai malah makin memperkeruh. Sebaiknya pemerintah Arab Saudi menarik pulang dubesnya, sebelum rakyat Indonesia protes,” tutur Bintang.

Harusnya, kata Bintang, kuota haji untuk Indonesia tidak akan jadi polemik jika pemerintah Arab Saudi tegas dari awal.

"Sebagai bentuk protes kami, hari inni kami akan melakukan aksi usir Dubes Arab Saudi dari Indonesia dan menekan OKI mengambil alih pengelolaan Mekkah dan Madinah agar lebih profesional," tutup Bintang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya