Berita

Kandidat sayap kanan dalam Pilpres Peru 2021, Keiko Fujimori/Net

Dunia

Putri Mantan Presiden Alberto Fujimori Unggul Tipis Dalam Hitung Cepat Pilpres Peru 2021

SENIN, 07 JUNI 2021 | 15:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kandidat sayap kanan Keiko Fujimori unggul tipis dari saingan sayap kirinya Pedro Castillo dalam pemilihan presiden Peru, menurut exit poll yang dirilis oleh perusahaan Ipsos pada Minggu (6/6) waktu setempat.  

Hasilnya menunjukkan Fujimori memperoleh 50,3 persen suara, sementara Castillo hanya mengumpulkan 49,7 persen suara.

Di tengah gempita pilpres, negara ini menghadapi pilihan antara dua tokoh ekstrem: neoliberal Fujimori (46) yang putri mantan Presiden Alberto Fujimori yang saat ini menghadapi vonis 30 tahun penjara atas tuduhan korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia, melawan Pedro Castillo (51) seorang guru sekolah aktivis serikat pekerja.


Castillo mengejutkan orang Peru ketika dia memenangkan putaran pertama pada bulan April lalu,  Di mana dia memenangkan hampir 19 persen suara diikuti oleh Fujimori, dengan 13,4 persen - hasil yang akhirnya memaksa pemilihan putaran kedua hari Minggu (6/6).

Hasil hitung cepat pada Minggu ternyata berbandung terbalik dengan prediksi sehari sebelum pemilihan. Castillo sedikit memimpin jajak pendapat dengan 51,1 persen, sementara Fujimori tertinggal di belakang dengan 48,9 persen.

Selama kampanye, kandidat partai Fuerza Popular Fujimori menerima dukungan dari tokoh-tokoh penting di negara itu, termasuk pemenang Hadiah Nobel, Mario Vargas Llosa.

Setelah mengetahui hasil jajak pendapat awal, Castillo menyerukan agar pendukungnya tetap tenang.

“Apa yang kami dengar bukanlah sesuatu yang resmi,” katanya, setelah memanggil para pendukungnya ke jalan-jalan, seperti dikutip dari AFP, Senin (7/6).

"Saya menyerukan kepada orang-orang Peru dari seluruh pelosok negara untuk turun ke jalan dengan damai untuk waspada dalam membela demokrasi," tulis Castillo di Twitter.

Ketidakpastian politik telah mencengkeram negara Amerika Selatan ini dalam beberapa tahun terakhir. Selama periode lima tahun, negara ini telah diperintah oleh empat presiden. Pada November 2020, negara itu bahkan dipimpin oleh tiga presiden dalam waktu seminggu.

Peru juga menghadapi krisis ekonomi dan kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Peru melipatgandakan lebih dari dua kali lipat jumlah kematian akibat Covid-19 setelah merevisi angka resminya pekan lalu, menjadikannya negara dengan jumlah korban resmi terburuk di dunia, menurut data dari Universitas Johns Hopkins yang berbasis di AS.

Korban tewas meningkat menjadi lebih dari 180.000, naik dari 69.342, di negara berpenduduk lebih dari 33 juta orang. Sekarang telah mendaftarkan hampir dua juta infeksi dan lebih dari 186.000 kematian.

Presiden baru akan mulai menjabat pada 28 Juli mendatang.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya