Berita

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed/Net

Dunia

China Selesaikan Pembangunan Pabrik Gula Di Ethiopia, Diharapkan Bisa Serap 10.000 Tenaga Kerja

SENIN, 07 JUNI 2021 | 08:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed meresmikan pabrik gula buatan China yang dibangun di negara bagian Amhara, negara bagian utara Afrika timur itu pada Minggu (6/6) waktu setempat.

Berbicara pada peresmian proyek pabrik gula itu, Ahmed melontarkan pujiannya kepada perusahaan kontraktor China CAMC Engineering Corporation Limited (CAMCE) atas peran mereka menyelesaikan proyek dalam waktu kurang dari dua tahun.

"Ketika proyek gula pertama kali dimulai, itu seharusnya diselesaikan dalam periode 18 bulan, tetapi telah ditunda delapan tahun oleh kontraktor asli, perusahaan lokal Metal Engineering Corporation (MeTeC)," kata Ahmed, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (7/6).


Proyek pabrik gula Tana Beles No.1 dimulai pada 2012, dengan rencana penyelesaian sekitar 18 bulan, namun hingga akhir 2017, baru sekitar 60 persen proyek yang selesai.

CAMCE, sebuah perusahaan milik China National Machinery Industry Corporation (SINOMACH), mengambil alih proyek gula dan memulai konstruksi pada September 2019.

Presiden negara bagian Amhara, Agegnehu Teshager, juga memuji CAMCE atas penyelesaian proyek gula yang cepat meskipun ada tantangan terkait Covid-19.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada CAMCE karena telah menyelesaikan proyek pabrik gula bekerja sama dengan Ethiopia Sugar Corporation dan pemerintah daerah Amhara dalam waktu kurang dari dua tahun, terlepas dari tantangan terkait Covid-19," kata Teshager.

“Proyek ini akan memiliki manfaat sampingan yang beragam termasuk produk samping gula molase yang dapat digunakan untuk memproduksi etanol, alkohol, pembersih, pakan ternak dan pabrik pulp,” katanya lebih lanjut.

Berbicara kepada Xinhua, Sun Jianshan, manajer proyek proyek pabrik gula No.1 Tane Beles, mengatakan proyek tersebut memiliki kapasitas pemrosesan masing-masing 13.000 ton tebu dan 1.500 ton gula rafinasi per hari.

Sun juga mengatakan pabrik gula dilengkapi dengan generator set 45 MW, yang dapat menghasilkan 30 MW ke jaringan listrik eksternal.

Ethiopia mengharapkan proyek tersebut bisa menghasilkan 200.000 ton gula rafinasi setiap tahun, sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi hampir 10.000 orang Ethiopia.

Terlepas dari tantangan logistik terkait Covid-19, CAMCE dan subkontraktornya sudah dapat memproses tebu pertama pada 28 Mei lalu.

CAMCE juga telah mengontrak pembangunan pabrik Gula Welkait dengan pabrik produksi 24.000 ton tebu per hari yang berlokasi di negara bagian Tigray, Ethiopia.

Perusahaan China tersebut sebelumnya juga telah membangun Substation 400 KV Sululta dan Substation 400 KV Yirgalem, berkontribusi pada ambisi elektrifikasi Ethiopia.

Ethiopia berencana untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik 4.280 MW saat ini menjadi 17.300 MW pada tahun 2025, dengan proyek pembangkit listrik di sektor hidro, angin, panas bumi, surya dan biomassa.

Pemerintah Ethiopia juga berupaya meningkatkan cakupan elektrifikasi di seluruh negeri dari sekitar 60 persen saat ini menjadi 100 persen pada tahun 2025. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya