Berita

Presiden Joe Biden/Net

Dunia

Joe Biden Pastikan Bukan China Yang Akan Memimpin Abad Ke-21, Tapi AS Dan Eropa

SENIN, 07 JUNI 2021 | 06:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bukan China, Eropa dan AS-lah yang harus menetapkan aturan global tentang hubungan perdagangan dan teknologi di abad ke-21.

Demikian dikatakan Presiden AS Joe Biden dalam editorialnya di The Washington Post yang terbit pada Sabtu (4/6), yang dia dedikasikan jelang kunjungannya ke Eropa, dalam perjalanan pertama luar negeri kepresidenannya.

“Kami akan fokus untuk memastikan bahwa demokrasi pasar, bukan China atau siapa pun, yang menulis aturan abad ke-21 seputar perdagangan dan teknologi,” kata Biden, seperti dikutip dari RT, Minggu (6/6).


Biden berencana bertemu dengan Komisi Eropa dan Presiden Dewan Eropa untuk membahas tantangan global dan menguraikan cara untuk mengatasinya.

“Demokrasi utama dunia akan menawarkan alternatif standar tinggi ke China untuk meningkatkan infrastruktur fisik, digital, dan kesehatan yang lebih tangguh dan mendukung pembangunan global,” tulisnya.

Awal pekan ini, presiden AS menandatangani perintah eksekutif yang melarang investor AS memegang kepentingan keuangan di 59 perusahaan China yang diduga merusak keamanan atau nilai-nilai demokrasi negara dan sekutunya. Larangan tersebut akan mulai berlaku pada 2 Agustus mendatang.

Pada perjalanan internasional pertamanya, Biden diperkirakan akan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Ratu Elizabeth II, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya