Berita

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

Prabowo Sedang 'Menjinakkan' Megawati Melalui Patung Soekarno

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 17:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran Megawati Soekarnoputri dalam peresmian patung Presiden pertama RI, Soekarno di Kementerian Pertahanan (Kemenhan) memberi keuntungan kepada Prabowo Subianto secara politik.

Dengan kehadiran Mega, publik akan menilai bahwa hubungan Ketua Umum PDIP itu sangat dekat dengan Prabowo Subianto.

"Selain itu, bisa jadi hal tersebut merupakan upaya Prabowo untuk 'menjinakkan' Megawati agar dapat memberikan tiket Pilpres dan diduetkan dengan Puan Maharani," ujar pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/6).

Pertemuan keduanya juga kembali mengingatkan publik terhadap perjanjian Batutulis, pada 2009 silam antara Prabowo dan Megawati.

"Bisa jadi peresmian patung Soekarno dilanjutkan dengan perjanjian ikatan suci dan pengikatan untuk memasangkan Prabowo dengan Puan," kata Saiful.

"Jika hal itu benar, tentu akan membuat berang Ganjar dan relawannya di internal PDIP. Ganjar pasti sedang memikirkan strategi untuk dapat menghalau kemungkinan duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024 mendatang," pungkas Saiful.

Populer

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Tito-Tjahjo Tukar Guling? Ray Rangkuti: Spekulasi PDIP Ingin Kontrol Plt Tidak Berlebihan

Rabu, 15 September 2021 | 21:22

UPDATE

Forum Studi Kebudayaan ITB: Kritikan Itu Didasari Problem Budaya

Rabu, 22 September 2021 | 07:58

Jerman: Demi AS, Australia Tega Melecehkan Prancis

Rabu, 22 September 2021 | 07:56

Ketum PB HMI MPO Kutuk Keras Penangkapan 2 Pimpinan HMI di Serang

Rabu, 22 September 2021 | 07:55

Giring Tolak Anies, PAN: Katanya Mau Jadi Capres, Kok Komentarnya Tidak Bermutu?

Rabu, 22 September 2021 | 07:48

Sedih Banyak Ulama Dipersekusi, Gus Choi: Pelaku Harus Diberantas dan Diadili

Rabu, 22 September 2021 | 07:41

KPK Kembali Gelar OTT, Kali Ini di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara

Rabu, 22 September 2021 | 07:30

Taliban Tunjuk Suhail Shaheen sebagai Dubes Afghanistan untuk PBB, Geser Paksa Posisi Isaczai

Rabu, 22 September 2021 | 07:27

Heiko Maas: Apa yang Dilakukan Australia kepada Prancis Menjengkelkan dan Mengecewakan

Rabu, 22 September 2021 | 07:09

Lava dan Abu Cair Menghancurkan Rumah-rumah di Pulau La Palma, 6.000 Penduduk Mengungsi

Rabu, 22 September 2021 | 06:54

Bencana 1914, Tiga Kapal Inggris Jadi Kuburan Massal Ratusan Pelaut

Rabu, 22 September 2021 | 06:29

Selengkapnya