Berita

Serangan bersenjata yang terjadi di Burkina Faso baru-baru ini dan menyebabkan sekitar 132 nyawa melayang, mengundang keprihatinan global, tidak terkecuali dari PBB/Net

Dunia

Serangan Bersenjata Di Burkina Faso Renggut 132 Nyawa, PBB Dorong Perang Lawan Ekstremisme

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 12:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan bersenjata yang terjadi di Burkina Faso baru-baru ini dan menyebabkan sekitar 132 nyawa melayang, mengundang keprihatinan global, tidak terkecuali dari PBB.

Dalam sebuah pernyataan akhir pekan ini, Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam serangan tersebut dan meminta negara-negara untuk meningkatkan perang melawan ekstremisme dan kekerasan.

"(Guterres) mengutuk keras serangan keji dan menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi masyarakat internasional untuk menggandakan dukungan kepada negara-negara Anggota dalam perang melawan ekstremisme kekerasan dan korban manusia yang tidak dapat diterima," kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric dalam sebuah pernyataan, seperti dikabarkan Al Jazeera.


Diketahui bahwa sekelompok orang bersenjata melakukan serangan mematikan terhadap penduduk desa Solhan di Provinsi Yagha, yang berbatasan dengan Niger pada Jumat (4/6).

Menurut keterangan resmi pemerintah setempat, orang-orang bersenjata itu bukan hanya menyerang, namun juga membakar rumah dan pasar di desa tersebut.

Akibatnya, tidak kurang dari 132 orang meninggal dunia, tujuh di antaranya adalah anak-anak.

Meski begitu, sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Menanggapi kekerasan terbaru itu, Presiden Burkina Faso Roch Marc Christian Kabore mengatakan bahwa pembunuhan tersebut sangat barbar. Dia mendesak warga Burkina Faso untuk tetap bersatu dan solid melawan kekuatan yang tidak jelas seperti itu.

Dia juga mendeklarasikan 72 jam waktu berduka untuk para korban serangan sadis itu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Herman Deru Perintahkan Jalinsum Diperbaiki Usai Tragedi Bus ALS

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:22

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Pemakzulan Trump Mencoreng Citra Demokrasi Barat

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:01

Politik Mesias Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:27

Saksi Sidang di PN Jakbar Dikejar-kejar hingga Diduga Dianiaya

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:06

Pendidikan Bukan Komoditas Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:03

Korban Kecelakaan Bus ALS Jadi 18 Orang

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:32

Kritik Amien Rais Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:14

Selengkapnya