Berita

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

AHY Masuk Empat Besar, Demokrat: Rakyat Butuh Pemimpin Yang Berani Dan Peduli

SABTU, 05 JUNI 2021 | 21:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Keberhasilan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memimpin Partai Demokrat mengatasi upaya kudeta oleh pihak eksternal kembali terbukti meningkatkan elektabilitas Demokrat maupun AHY.

Rilis survei Parameter Politik Indonesia menunjukkan elektabilitas AHY sebagai capres berada pada posisi keempat dengan angka 5,6 persen.

"Data elektabilitas calon presiden menunjukkan Prabowo Subianto masih memimpin dengan 18,3 persen, disusul Ganjar Pranowo 16,5 persen, dan Anies Baswedan 15,1 persen," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik, Adi Prayitno, Sabtu (5/6).


Di bawah AHY, menyusul Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga S. Uno (4,5 persen), serta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (4,2 persen).

"Meningkatnya elektabilitas Partai Demokrat disinyalir akibat hingar-bingarnya perseteruan dengan Moeldoko (Kepala KSP) beberapa waktu lalu," kata Adi.

Menanggapi hasil survei tersebut, Kepala Balitbang DPP Partai Demokrat, Tomi Satryatomo menegaskan, ini sinyal bahwa publik menginginkan regenerasi kepemimpinan nasional dan mencari figur yang bisa mengarungi lanskap perubahan politik, sosial, ekonomi dan teknologi yang luar biasa.

"Dalam konteks ini, pengalaman, meskipun penting, bukanlah segala-galanya. Perspektif baru, keberanian dan kepedulian pada rakyat menjadi lebih menentukan," ucap dia.

Tomi menambahkan, AHY membuktikannya dengan keberanian dan ketegasan memimpin Demokrat untuk mengatasi begal politik.

Selain itu, AHY juga secara proaktif menggerakkan struktur partai untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 melalui berbagai Gerakan Nasional Peduli Demokrat termasuk membantu UMKM dan menyediakan akses WiFi bagi para pelajar tidak mampu.

Terkait dengan elektabilitas partai, survei Parameter Politik menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat yang dipimpin AHY berada pada posisi keempat, dengan angka elektabilitas 8,4 persen, setelah PDI Perjuangan (22,3 persen), Partai Gerindra (11,9 persen), Partai Golkar (10,8 persen).

Parameter Politik melakukan survei pada 23-28 Mei 2021 terhadap 1.200 responden dengan wawancara telepon. Sampel dipilih dengan metode simple random sampling dan disesuaikan dengan proporsi demografis, dengan margin of error sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya