Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

China Ijinkan Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac Untuk Anak Usia 3-17 Tahun

SABTU, 05 JUNI 2021 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas China telah mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac yang diberi label CoronaVac untuk anak-anak berusia antara 3 hingga 17 tahun.

Pengumuman tersebut disampaikan Kepala Sinovac Yin Weidong dalam sebuah pernyataan di hadapan awak media pada Jumat (4/6) waktu setempat.

Sinovac kemudian mengkonfirmasi kepada media China Global Times pada Jumat malam bahwa CoronaVac telah disetujui untuk penggunaan darurat untuk kelompok usia ini.


“Tapi kapan vaksin itu akan digunakan (darurat), dan mulai dari usia berapa dalam kelompok itu belum diputuskan,” katanya.

“Sinovac telah menyelesaikan tahap penelitian klinis Frase I dan II, yang melibatkan beberapa ratus sukarelawan dalam kelompok usia ini, yang telah membuktikan bahwa vaksin tersebut aman dan efisien seperti halnya untuk orang dewasa,” kata Yin dalam wawancaranya bersama China Central Television (CCTV) pada hari Jumat.

Sementara itu, outlet media The Kathmandu Post melaporkan di hari yang sama bahwa otoritas pengatur obat di Nepal mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 CoronaVac. Ini menjadi negara, wilayah, atau organisasi internasional ke-48 yang telah menyetujui penggunaannya setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Hingga saat ini, Sinovac telah menyediakan lebih dari 600 juta dosis produk vaksin jadi dan setengah jadi ke hampir 40 negara dan wilayah termasuk China.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya