Berita

Gedung Mabes Polri/Net

Hukum

Curva Nord Pekanbaru Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polda Riau Ke Propam

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 22:36 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Tim Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Tuah Negeri Nusantara bersama sejumlah perwakilan suporter klub Sepakbola PSPS Pekanbaru "Curva Nord" mendatangi Propam Mabes Polri untuk melaporkan Polda Riau atas dugaan kekerasan.

Kedatangan Tim LBH Tuah Negeri Nusantara tersebut sekaligus meminta perlindungan hukum terkait kasus penangkapan sejumlah anggota suporter Curva Nord Pekanbaru yang saat ini ditahan di Polda Riau.

"Alhamdulillah pengaduan yang kami buat diterima dengan baik dan pihak Propam Mabes Polri akan segera menindaklanjuti laporan kami," ujar perwakilan tim LBH Gilang Ramadhan dalam keterangan tertulis, Jumat (4/6).


Gilang menjelaskan, inti dari laporanya terebut adalah meminta pihak Propam Mabes Polri dan Kompolnas menindaklanjuti kasus dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oknum aparat Polda Riau saat menangkap sejumlah anggota Curva Nord pekanbaru.

Laporan tersebut mendapat dukungan dari berbagai aliansi suporter di Indonesia. Mereka ikut serta mengantarkan Curva Rord Pekanbaru ke Mabes Polri serta berjanji akan terus mengawal kasus tersebut.

Selain ke Mabes Polri dan Kompolnas, Komunitas Supporter PSPS Riau Curva Nord 1955 Pekanbaru juga telah mengirim surat perlindungan hukum ke Presiden Jokowi. Mereka berharap, tak ada lagi penangkapan terhadap anggotanya oleh Kepolisian Polda Riau.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya