Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Politik

Elektabilitas AHY Pepet Anies, Demokrat Konsisten Tetap Berkoalisi Dengan Rakyat

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 14:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Elektabilitas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan masuk peringkat dua besar.

Dari hasil survei Lembaga Analis dan Konsultan Politik Indonesia, Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Anies berada posisi teratas dengan raihan 19,20 persen. Kemudian disusul oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang mendapatkan 15,51 persen.

Menanggapi hal ini, Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPD Partai Demokrat DKI Jakarta, Mujiyono mengaku partainya tidak akan terlena dengan hasil survei tersebut.


Partai Demokrat akan tetap menjalankan program dengan konsisten dan terukur untuk selalu berkoalisi dengan rakyat.

"Saya sebagai kader utama Partai Demokrat Jakarta bersyukur melihat hasil survei. Namun, kami tidak terlena dengan hasil yang ada dan tetap mawas diri atas kekurangan yang ada," kata Mujiyono diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Jumat (4/6).

Diakuinya, Partai Demokrat akan tetap konsisten bekerja secara terukur untuk kemashalatan bangsa Indonesia. Sesuai tagline #DemokratBerkoalisiDenganRakyat, Mujiyono memastikan program kerja Partai Demokrat konkret membantu rakyat di masa pandemi Covid-19.

Dalam survei CISA pada 27 Mei sampai 1 Juni 2021, Anies dan AHY ditempel ketat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan elektabilitas 15,33 persen. Sedangkan Prabowo Subianto yang selalu unggul dalam beberapa survei sebelumnya hanya mendapatkan 10,26 persen.

Survei CISA ini dilakukan terhadap 1.600 responden dengan margin of error 2,85 persen dan tingkat kepercayaan pada 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya