Berita

Matt Pottinger, Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS era Pemerintahan Donald Trump/Net

Dunia

Mantan Kepala Keamanan AS: Jika China Mencaplok Taiwan, Maka Jepang Siap Pasang Badan

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 12:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS era Pemerintahan Donald Trump, Matt Pottinger, mengatakan bahwa Jepang akan membela Taiwan jika China berusaha mencaplok negara itu.

Hal itu disampaikan Pottinger dalam diskusi panel dengan sesama alumni Pemerintahan Trump, termasuk mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan mantan Penasihat Keamanan Nasional Robert O'Brien.

“Ada pepatah di militer Jepang bahwa pertahanan Taiwan adalah pertahanan Jepang, dan saya pikir Jepang akan bertindak sesuai dengan itu,” katanya, seperti dikutip dari Taiwan News, Jumat (4/6).


Pottinger menambahkan bahwa ada pedoman yang dikeluarkan untuk perwira Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) yang menjelaskan mengapa Taiwan sangat penting sebagai target untuk dianeksasi, dan ini semua tentang Jepang.

“Pada dasarnya, dikatakan bahwa China akan mengambil Taiwan untuk membuat Jepang tidak dapat berperang, bahkan tidak dapat mempertahankan diri, bahkan tidak dapat memasok dirinya sendiri, pada dasarnya China akan dapat mendominasi kawasan dan membuat Jepang tidak relevan,” lanjutnya.

Mantan pejabat itu juga menolak pernyataan bahwa selama pemerintahan Trump, AS melihat posisi diplomatiknya di kawasan Indo-Pasifik melemah, dan menyebut klaim itu 'omong kosong'.

Pottinger mengatakan hubungan AS dengan India, Vietnam, dan Taiwan justru berada pada titik tertinggi sepanjang masa sambil menambahkan bahwa ini terutama terjadi dengan Jepang. Namun, dia menghindari menyebutkan Korea Selatan, di mana Presiden Moon Jae-in secara luas dianggap telah membawa negaranya beberapa jarak lebih dekat ke China daripada sebelumnya.

“Di bawah pemerintahan Trump, beberapa pilar utama strategi kami di kawasan Indo-Pasifik adalah gagasan yang kami pinjam, adaptasi, bagikan, dan kolaborasikan dengan Jepang, yang menghubungkan gagasan dengan Dialog Keamanan Segiempat (QUAD) kepada mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe,” demikian Pottinger. 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya