Berita

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Di Posisi Kedua, AHY Berhasil Salip Prabowo Dan Ganjar

JUMAT, 04 JUNI 2021 | 10:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitas Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden 2024 semakin moncer. Terbaru,  secara mengejutkan survei  Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) merilis elektabilitas AHY mencapai 15,51 persen, melampaui elektabilitas partainya sebesar 13,22 persen.

Dalam keterangan tertulis pada Kamis (3/6), CISA menempatkan AHY sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi kedua setelah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (19,2 persen). Adapun elektabilitas Demokrat juga berada di urutan kedua setelah PDI Perjuangan (18,91 persen).

Survei dilaksanakan pada 27 Mei-1 Juni 2021, dengan wawancara langsung pada 1.600 responden di 34 provinsi yang dipilih dengan multi stage random sampling. Margin of error 2,85 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.


"Anies Baswedan, AHY, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Erick Thohir menempati lima besar elektabilitas tertinggi dari yang lainnya. Kita cek ulang di lima besar daerah yang basis sampelnya terbesar juga," kata Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa.

Hasilnya, di Jawa Timur, Ganjar, AHY dan Prabowo cukup kuat elektabilitasnya. Dominasi Ganjar masih sulit ditumbangkan di Jawa Tengah. Sedangkan Anies, Prabowo dan AHY memimpin di Jawa Timur.

Praktis Ganjar tumbang di DKI Jakarta karena responden cenderung memilih Anies, AHY dan Erick Tohir. Namun di Sumatera Utara, peluang keterpilihan baik Anies, AHY dan Ganjar cukup proporsional serta sisanya ada nama Prabowo dan Erick.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik Adi Prayitno mengingatkan bahwa saat ini masih terlalu dini untuk "terkunci" pada angka elektabilitas tertentu.

"Politik masih bergerak dinamis, karena itu angka elektabilitas masih bisa berubah-ubah. Apalagi lembaga-lembaga survei berbeda-beda dalam melakukan sampling, mengumpulkan data dan menarik analisa. Jangan terpaku pada angka elektabilitas, lebih baik cermati trennya," saran Adi.

Adi mengakui bahwa tren elektabilitas Partai Demokrat dan Ketum AHY memang sedang tinggi.

"Mereka diuntungkan oleh clear victory dalam kasus upaya kudeta kepemimpinan Partai Demokrat, baik secara politik maupun hukum," jelas Adi.

Selain itu, AHY memiliki posisi yang unik. Dia masih muda, memimpin partai besar, menunjukkan kepemimpinannya yang tegas dan cekatan, hal itu tergambar selama krisis kudeta baik ke dalam maupun keluar.

"Sebagai tokoh di luar pemerintahan, AHY juga punya keleluasaan tersendiri untuk pergi ke daerah-daerah, menemui berbagai tokoh dan kalangan serta bersikap kritis pada pemerintah tanpa perlu bermusuhan," ucap Adi.

Temuan survei CISA:

Anies Baswedan (19,20 persen)
AHY (15,51 persen)
Ganjar Pranowo (15,33 persen)
Prabowo Subianto (10,26 persen)
Erick Tohir (9,76 persen)

Ridwan Kamil (7,55 persen)
Andika Perkasa (7,15 persen)
Airlangga Hartarto (3,47 persen)
Gibran Rakabuming Raka (2,43 persen)
Khofifah Indar Parawansa (1,35 persen)

Belum menetukan sikap (7,99 persen).

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya