Berita

Mantan Putera Mahkota Yordania, Hamzah Bin Hussein/Net

Dunia

Buntut Upaya Kudeta Yordania Yang Libatkan Mantan Putera Mahkota, Dua Pejabat Diseret Ke Pengadilan

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 11:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Yordania mendakwa dua mantan pejabat atas dugaan terlibat dalam upaya mengacaukan stabilitas dan keamanan negara.  

Bassem Awadallah dan Sharif Hassan bin Zaid, dituduh berkomplot dengan pihak asing untuk mengacaukan pemerintahan Yordania pada April lalu, yang melibatkan mantan putra mahkota Pangeran Hamzah Bin Hussein, seperti dilaporkan Kantor Berita Petra, dikutip dari Arab News, Rabu (25).

Pangeran Hamzah pada Sabtu (3/4) lalu ditempatkan di bawah tahanan rumah di istananya atas dugaan melawan pemerintahan Raja Abdullah II, yang merupakan saudara tirinya, dalam  upaya 'mengacaukan pemerintahan'.  Ia ditahan bersama beberapa tokoh penting.


Hamzah kemudian dibebaskan setelah masalah itu diselesaikan melalui mediasi di dalam keluarga kerajaan.

Raja Abdullah II kemudian berkata bahwa saudara tirinya itu berada di rumahnya sendiri di bawah perlindungan raja, dan semua yang ditangkap dibebaskan, kecuali dua mantan pejabat Awadallah dan bin Zaid.

Perdana Menteri Yordania, Bisher al-Khasawneh, sebelumnya membantah telah terjadi 'percobaan kudeta' dalam kisruh politik yang membelit istana. Dia juga menegaskan bahwa mantan Putra Mahkota Hamzah bin Hussein tidak akan menghadapi persidangan atas peristiwa yang sempat mengejutkan publik tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya