Berita

Gedung KPK/RMOL

Hukum

Tingkatkan Kesadaran Anti Korupsi, KPK Undang 10 Kementerian/Lembaga

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sebanyak 10 kementerian/lembaga diundang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka mengupayakan peningkatan kesadaran dan pengetahuan anti korupsi.


Pelaksana tugas (Plt) Jurubicara KPK Ali Fikri mengatakan, KPK akan menyelenggarakan program Penguatan Antikorupsi Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas) yang meliputi pembekalan anti korupsi dan diklat pembangunan integritas.

Sesuai dengan fokus tahun ini, KPK mengundang 10 kementerian/lembaga yang berkaitan dengan sektor Sumber Daya Alam (SDA), Aparat Penegak Hukum (APH), tata niaga, politik, dan pelayanan publik.


Sepuluh kementerian/lembaga tersebut, yaitu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kelautan dan Perikanan, Hukum dan Hak Asasi Manusia, Keuangan, Perdagangan, Pertanian, Sosial, Kesehatan, Komisi Pemilihan Umum, dan Badan Pengawas Pemilihan Umum.

"Paku Integritas melibatkan penyelenggara negara dan pasangannya. Dengan harapan, agar pencegahan korupsi juga bisa dimulai dari keluarga," ujar Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (3/6).

Ali Fikri menambahkan, pada tahun 2012 hingga 2013, KPK melakukan Baseline Study Pencegahan Korupsi Berbasis Keluarga dengan wilayah studi Kota Yogyakarta dan Solo. Keluarga berperan signifikan dalam membangun budaya anti korupsi.

Program Paku Integritas ini terdiri dari 9 batch pembekalan dan 4 batch diklat, yang akan berlangsung dari Juni hingga September 2021.

"Seri pertama akan digelar pada Kamis, 3 Juni 2021 bertempat di Gedung Merah Putih KPK dengan peserta dari Kementerian ESDM," tuturnya.

"Akan hadir Menteri ESDM, sekretaris jenderal, inspektur jenderal, dan jajaran Direktur Jenderal di Lingkungan Kementerian ESDM beserta pasangan," demikian Ali Fikri.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya