Berita

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah: Jika Pengkritik KPK Tambah Banyak, Maka Masa Depan Pemberantasan Korupsi Makin Baik

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 09:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyamput positif kritikan yang mulai ramai diarahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Baginya, kehadiran kritik tersebut justru baik bagi kinerja KPK.

Fahri Hamzah sendiri merupakan orang yang sejak lama konsisten mengkritik KPK. Dia tidak ingin KPK dianggap sebagai lembaga suci yang tidak bisa disentuh apalagi disalahkan.

Baginya kerja-kerja pemberantasan korupsi merupakan kolaborasi antar lembaga dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan satu lembaga saja.


Sejumlah perubahan di tubuh KPK mulai terjadi saat UU 19/2019 disahkan DPR. Kini, KPK format baru terus digempur kritik dari masyarakat. Namun demikian, Fahri berkeyakinan kritik-kritik yang muncul justru baik bagi KPK.

“Percaya saya, jika pengkritik tambah banyak, maka masa depan pemberantasan korupsi tambah baik,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Kamis (3/6).

Sebaliknya, sambung Fahri, jika rakyat semakin menganggap KPK sebagai lembaga suci, maka malapetaka justru akan terjadi.

“Jika semua memuji dan memuja KPK, maka hasilnya seperti selama ini. Sibuk dianggap sukses!” demikian Fahri Hamzah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya