Berita

Pelaut menjaga kapal patroli di pangkalan angkatan laut Ream Kamboja di Sihanoukville, Kamboja. Gambar: Reuters/Net

Dunia

China Akan Bantu Memodernisasi Pangkalan Angkatan Laut Terbesar Kamboja

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 07:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Pertahanan Kamboja Tea Banh mengatakan bahwa negaranya akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah China untuk memodernisasi dan memperluas Pelabuhan Ream, pangkalan angkatan laut terbesar mereka.

Hal itu disampaikan Tea Banh kepada portal berita lokal Fresh News pada Rabu (2/6) waktu setempat. Dia secara terbuka mengatakan bantuan China didapat setelah Kamboja memintanya.

"Kontribusi (China) untuk pengembangan pelabuhan Ream adalah untuk meningkatkan sektor pertahanan Kamboja di sektor maritim atau memberi Kamboja basis untuk memiliki tempat yang cocok, bengkel untuk memperbaiki kapal, pelabuhan yang cocok untuk berlabuh," kata Tea Banh seperti dikutip dari Reuters.


"Mereka datang untuk membantu. Kamboja sangat berterima kasih kepada mereka. Bantuan ini telah diungkapkan dengan jelas, bahwa bantuan ini datang tanpa pamrih," tambah Tea Banh.

Sebagai satu-satunya sekutu China di Asia Tenggara, Kamboja telah menjadi aset bagi Beijing sebagai anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean), yang mencari konsensus tentang keputusan-keputusan utamanya, yang beberapa di antaranya berdampak pada kepentingan strategis China.

Oktober tahun lalu, Kamboja mengkonfirmasi telah meruntuhkan fasilitas kecil buatan AS di Pangkalan Angkatan Laut Ream Kamboja sebagai bagian dari peningkatan yang direncanakan, tetapi saat itu mereka membantah laporan bahwa China akan terlibat dalam hal itu.

Ketika pembongkaran terjadi, Pentagon juga sempat meminta penjelasan dari Kamboja.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya