Berita

Anies-Airlangga/Net

Politik

Kalau Golkar-Nasdem Bersatu, Anies-Airlangga Jadi Duet Maut

RABU, 02 JUNI 2021 | 21:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Direktur Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul berpendapat, jika betul-betul terwujud koalisi antara Golkar dengan Nasdem, maka Paslon Capres-Cawapres Anies-Airlangga dimunkinkan bakal menjadi duet maut.

"Anies-Airlangga duet yang menjanjikan, ini bisa juga saya katakan duet maut," kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/6).

Adib membeberkan, memang secara elektabilitas Airlangga belum bisa bersanding dengan tokoh lain yang banyak disebut oleh sejumlah lembaga survei. Namun kata Adib, kunci mesin penggerak Golkar ada di Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.


"Sudah rahasia umum, partai yang soliditasnya paling tinggi ya Golkar. Diterpa badai, bencana internal lainnya tetap solid. Ini jadi catatan penting," tandas Adib.

Koalisinya Golkar dengan Nasdem, menurut Adib bisa menjadi simbol bersatunya kalangan nasionalis dan islam. Disisi lain, Adib menyarankan Anies dapat meyakinkan simpatisan dan kalangan oposisi lantaran saat ini, sosok Gubernur DKI Jakarta itu melekat sebagai simbol oposisi pasca Prabowo Subianto bergabung ke dalam kabinet Joko Widodo-Maruf Amin.

"Saya kira tinggal itu PR-nya bagaimana Anie meyakinkan pendukungnya yang berasal dari kaum islam ini bisa menerima partai koalisi Jokowi," demikian Adib.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belakangan memang terlihat intim dengan partai Nasdem, setelah beberapa waktu lalu bertandang ke Gondangdia--kantor DPP Nasdem. Baru-baru ini, Anies terlihat dalam sebuah acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW Partai Nasdem DKI Jakarta pada Sabtu (29/5). Fakta yang demikian, akhirnya disimpulkan sementara kalangan Anies akan digendong Nasdem ke kursi pencalonan presiden.

Bahkan secara tersirat Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya menyampaikan, strategi Nasdem dalam menghadapi Pilpres 2024 yang akan datang dengan menjalin koalisi dengan partai politik lain yang jika bergabung langsung mencukupi persyarakat untuk mengajukan Paslon Capres dan Cawapres.

Jika dalam hitungan pencalonan, raihan suara Pemilu 2019 Partai Golkar memperoleh 17.229.789 suara atau 12,31 persen, sementara Nasdem memperoleh 12.661792 suara atau 9,05 persen. Jika keduanya bergabung maka 21,26 persen suara, sangat cukup untuk mengusung lantaran telah melampaui Parparliamentary threshold atauambang batas perolehan suara minimal partai politik sebesar 20 persen.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya