Berita

Bupati Alor, Amon Djobo marah-marah kepada staf Kemensos yang ditujukan kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini/Repro

Politik

PDIP Langsung Cabut Dukungan Untuk Bupati Alor Yang Ngomel Ke Mensos Risma

RABU, 02 JUNI 2021 | 20:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Aksi marah-marah Bupati Alor, Amon Djobo kepada Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini membuat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengambil sikap tegas.

Hari ini, PDIP memutuskan mencabut rekomendasi dan dukungan pada Amon Djobo sebagai Bupati Alor pasca video marah-marah Amon viral di media sosial.

Pencabutan ini dilakukan melalui Surat DPP 2922 /IN/DPP/VI/2021 ditandatangani Ketua DPP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun dan Sekjen, Hasto Kristiyanto. PDIP sebelumnya memberi rekomendasi dukungan kepada Amon pada November 2017 untuk maju pada Pilkada Alor 2018 silam.


Melalui surat pencabutan dukungan ini, DPP juga meminta koordinasi DPC PDI Perjuangan Alor dengan seluruh jajaran fraksi PDIP di DPRD untuk mengambil sikap terhadap bupati dalam proses penyelenggaraan pemerintah di Kabupaten Alor.

"Perilaku Bupati Alor yang mencaci-maki Menteri Sosial dan Ketua DPRD Alor sangat tidak pantas dilakukan. Apalagi dengan kata-kata makian yang sangat 'jorok' disertai ancaman. Ini tidak pantas dilakukan pejabat setingkat bupati," kata anggota DPR Dapil NTT 1, Andreas Hugo Pareira, Rabu (2/6).

Politisi PDIP ini melanjutkan, Bupati Amon harusnya jadi panutan masyarakat dengan tidak mempertontonkan kebrutalan, temperamen, dan emosi tidak terkendali seperti yang viral di media sosial.

"Ini perlu menjadi perhatian semua pihak agar sang bupati pengumbar caci-maki brutal ini memperoleh sanksi hukum maupun politik agar tidak mengulangi perilaku brutalnya," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya