Berita

Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri saat menerima bintang jasa negara untuk persahabatan yang diberikan oleh Dutabesar Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobyova/Repro

Politik

Megawati Terima Bintang Jasa Negara Dari Presiden Putin

RABU, 02 JUNI 2021 | 14:10 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dianugerahi bintang jasa negara untuk persahabatan (State Order of Friendship) dari Republik Federasi Rusia.

Ketua Bidang Luar Negeri DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah mengatakan, bintang jasa tersebut diberikan karena Megawati dianggap memiliki jasa besar dalam mempererat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Rusia.

Bintang jasa negara ini disematkan kepada Megawati melalui Dekrit Presiden yang ditandatangani oleh Presiden Putin pada 10 Februari 2020 dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan Indonesia-Rusia.


“Sejatinya penghargaan ini akan diserahkan langsung oleh Presiden Vladimir Putin dalam upacara kenegaraan di istana kepresidenan Rusia pada November 2020 lalu. Namun karena pandemi Covid-19, maka bintang jasa baru bisa diserahkan Dutabesar Lyudmila Vorobyova di kediaman Bu Mega di Teuku Umar," ungkap Basarah.

Dalam kesempatan ini, Megawati didampingi oleh Prananda Prabowo, Puan Maharani, juga Yasonna Laoli, Hasto Kristiyanto, dan Ahmad Basarah.

Bagi Ahmad Basarah, Megawati telah menjadi pelopor dalam membangun peradaban politik yang penuh damai dan persahabatan bagi dunia.  

“Penghargaan ini menjadi bukti upaya konkret Ibu Megawati sebagai ketum partai terbesar di Indonesia, PDI Perjuangan, bagi persahabatan dunia," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya