Berita

Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh/Net

Politik

Kalau Punya Satu Visi, Nasdem-Golkar Mudah Mengusung Capres

RABU, 02 JUNI 2021 | 12:57 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jika partai Golkar dan Nasdem jadi berkoalisi, sudah mencukupi untuk mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 yang akan datang.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul berpendapat, kedua partai nasionalis itu akan lebih mudah dalam mengusung Calon Presidennya.

"Golkar dan Nasdem saya kira kalau mereka punya visi yang sama ketika berkoalisi nanti saya kira akan lebih mudah mengusung Capres dan Cawapres," kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (2/6).


Visi yang menurut Adib harus disamakan oleh kedua parpol dalam mengusung Capres tak lain ialah sosok yang betul-betul diharapkan publik.

"Karena bagaimanapun, Capres-Cawpres itukan ujungnya harus menang," tandas Adib.

Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya sebelumnya menyampaikan, strategi Nasdem dalam menghadapi Pilpres 2024 yang akan datang dengan menjalin koalisi dengan partai politik lain yang jika bergabung langsung mencukupi persyarakat untuk mengajukan Paslon Capres dan Cawapres.

Dari hasil pemilihan suara Pemilu 2019. Partai Golkar memperoleh 17.229.789 suara atau 12,31 persen, sementara Nasdem memperoleh 12.661792 suara atau 9,05 persen. Jika keduanya bergabung maka 21,26 persen suara, sangat cukup untuk mengusung lantaran telah melampaui Parparliamentary threshold atauambang batas perolehan suara minimal partai politik sebesar 20 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya