Berita

Massa dari Perhimpunan Pemuda dan Mahasiswa Jakarta (PPMJ) mendukung pelantikan 1.271 pegawai KPK, Selasa kemarin (1/6)/Net

Hukum

Massa PPMJ: Tanpa 51 Orang Yang Gagal TWK, KPK Akan Tetap Hebat

RABU, 02 JUNI 2021 | 12:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pelantikan 1.271 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) berjalan dengan khidmat dan lancar.

Ketua KPK RI Firli Bahuri memimpin pelantikan, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (1/6). Pelantikan berlangsung secara offline dan online. Pegawai KPK yang dilantik semuanya hadir.

Massa Perhimpunan Pemuda dan Mahasiswa Jakarta (PPMJ) mendukung pelantikan 1.271 pegawai KPK yang dinyatakan lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi ASN.


Selasa kemarin (1/6), massa PPMJ mendatangi Gedung KPK untuk memberikan dukungan kepada pimpinan dan pegawai KPK atas pelantikan 1.271 pegawai.

"Kami datang untuk memberikan dukungan kepada Ketua KPK Firli Bahuri melantik pegawai KPK yang lolos TWK," ucap Koordinator Lapangan PPMJ, Zaky Indra Laksana dalam keterangannya, Rabu (2/6).

Mereka juga mendukung pimpinan lembaga antirasuh untuk memecat 51 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos seleksi TWK. KPK diyakini akan tetap tangguh dan independen dalam menegakkan hukum tanpa 51 eks pegawai KPK tersebut.

"Kami mendukung penuh para pimpinan KPK untuk segera memecat 51 pegawai KPK yang tidak lolos seleksi TWK akibat minimnya wawasan kebangsaan yang dimilikinya," ujar Zaky Indra Laksana.

Pihaknya juga menegaskan bahwa kinerja pimpinan KPK jangan sampai terganggu meskipun ada pihak-pihak internal KPK mendiskreditkan pimpinan sendiri.

"Kami optimis kinerja pimpinan KPK akan lebih baik ke depannya," katanya.

Zaky Indra Laksana lantas mengajak semua elemen masyarakat mendukung penuh KPK memberantas korupsi hingga ke akar-akar.

"Ayo terus dukung KPK. Tanpa 51 orang yang tidak lolos TWK, KPK akan tetap hebat," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya