Berita

Anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus/Net

Politik

KPU Diminta Siapkan Alternatif Skenario Pemilu 2024

RABU, 02 JUNI 2021 | 08:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usulan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mempercepat penyelenggaraan Pemilu dari 21 April menjadi 21 Februari 2024 sebaiknya diikuti dengan menyiapkan jadwal alternatif.

"Saya minta kepada KPU, skenario itu jangan hanya di bulan Februari. Lihat alternatif lain, paling tidak dua alternatif," ucap anggota Komisi II DPR RI, Guspardi Gaus, di Jakarta, Rabu (2/6).

Ditambahkan Guspardi, usulan KPU tersebut sudah dikemukakan pada rapat dengar pendapat (RDP) secara tertutup di DPR, Senin (24/5).


Dalam RDP tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga mengusulkan pelaksanaan pemilu digelar Maret 2024, dengan pertimbangan terkait anggaran dan kondisi cuaca.

"Februari musim hujan, partisipasi pemilih (dikhawatirkan) berkurang. Kemudian tempat pemungutan suara (TPS) tidak semua bangunan permanen," terangnya.

Menurut politikus PAN, sebenarnya tak masalah pemilu tidak berlangsung pada 21 April 2024. Akan tetapi, skenario pelaksanaannya harus dirancang secara matang agar tidak berbenturan dengan jadwal pemilihan lainnya.

Karena itu, Komisi II DPR akan terus membahas masalah jadwal Pemilu ini, dan perlu masukan saran dari berbagai elemen.

"Terutama akan berlangsung pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang diusulkan 20 November 2024," tambahnya.

Selain itu, lanjut Guspardi, hal yang juga penting untuk dibahas adalah adanya potensi dua putaran pemilu, gugatan sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK), dan pemungutan suara ulang.

Semua permasalah tersebut akan menyita waktu dalam rangkaian proses Pemilu. Untuk itu jadwal harus disusun secara matang untuk meminimalisir masalah yang akan timbul.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya