Berita

Poster promosi Yoga ala Baba Ramdev/Net

Dunia

Ribuan Dokter India Tuntut Penangkapan Baba Ramdev Yang Mengklaim Kebal Virus Corona Berkat Yoga

RABU, 02 JUNI 2021 | 07:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Klaim seorang guru yoga terkemuka India, telah memicu protes keras dari ribuan dokter di seluruh negeri itu.

Baba Ramdev, instrktur yoga paling populer di India, mengatakan yoga dapat mencegah Covid-19 dan bahwa pengobatan konvensional telah membunuh ribuan pasien virus corona

Dokter-dokter di India melakukan aksi protes  dengan mengenakan ban lengan hitam pada Selasa (1/6) untuk menyerukan penangkapan Baba Ramdev.


"Protes kami dimulai pagi ini terhadap pernyataan yang dibuat oleh Ramdev, yang bahkan tidak memenuhi syarat untuk berbicara tentang disiplin allopathy. Itu telah mempengaruhi moral para dokter, yang berjuang setiap hari dalam pandemi,” kata seorang pejabat senior Federasi Asosiasi Dokter Residen (FORDA), seperti dikutip dari India Today.

“Kami menuntut tanpa syarat permintaan maaf publik darinya atau tindakan terhadapnya di bawah Undang-Undang Penyakit Epidemi,” lanjutnya.

Baba Ramdev, yang memiliki nama asli Swami Ramdev adalah pencipta kerajaan pengobatan tradisional yang dia beri nama Patanjali Ayurved yang telah sukses di india. Bulan lalu dia membuat pernyataan kontroversial di mana dia  mengklaim ratusan ribu orang telah telah meninggal karena mereka menggunakan obat-obatan allopathy (konvensional).

Pada protes ‘Hari Hitam’ hari Selasa, foto-foto di media sosial menunjukkan para dokter dengan spanduk yang isinya menuntut penangkapan ‘Quack Ramdev’ sementara yang lain mengenakan setelan APD dengan tulisan #ArrestRamdev di bagian belakang.

Asosiasi dokter di All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), salah satu rumah sakit pemerintah terbesar di Delhi, menyebut komentar Ramdev ‘memalukan’.

Ramdev, seorang pendukung Perdana Menteri Narendra Modi, menarik kembali komentarnya setelah permintaan oleh menteri kesehatan India dan guru tersebut mengatakan dia hanya membacakan pesan WhatsApp orang lain.

Tetapi dia kemudian menimbulkan protes lebih lanjut dengan mengatakan bahwa dia tidak memerlukan vaksin virus corona karena dia dilindungi oleh yoga dan pengobatan tradisional, atau Ayurveda.

Perusahaan Ramdev menjual segala sesuatu mulai dari pasta gigi hingga jeans di toko-tokonya di mana-mana. Awal tahun ini pihaknya meluncurkan obat herbal bernama Coronil yang menurut Ramdev, yang juga memiliki saluran TV, akan menyembuhkan virus corona. Acara peluncuran tersebut bahkan dihadiri oleh Menteri Kesehatan.

Virus corona telah menyebabkan sedikitnya 330.000 orang tewas di India, termasuk lebih dari 1.200 dokter, menurut Indian Medical Association.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya