Berita

Kremasi massal di India/Foto: Reuters

Dunia

Delhi Mencatat Jumlah Kremasi Pasien Covid-19 Tertinggi Sepanjang Mei - April

RABU, 02 JUNI 2021 | 07:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Municipal Corporation of Delhi (MCD) mencatat angka kematian dan pemakaman atau kremasi tertinggi sepanjang sejarah pandemi Covid-19.

Otoritas menyebut, rata-rata sekitar 300 pemakaman setiap harinya dilakukan di kota tersebut pada akhir bulan April, hingga totalnya mencapai  9.324 pemakaman.
Di bulan Mei, jumlah pemakaman juga tinggi. Namun minggu terakhir April tetap lebih tinggi, dan menjadi yang terberat yang dihadapi petugas pemakaman karena mereka melakukan lebih dari 650 pemakaman Covid selama delapan hari berturut-turut sejak 24 April, seperti dilaporkan Indian Today, Selasa (1/6).

Seorang pejabat senior badan sipil mengatakan, jumlah kematian Covid bisa saja lebih tinggi karena banyakkematian yang tidak dicatat. Dalam periode di mana rumah sakit tidak bisa lagi menampung pasien, banyak pasien sekarat yang meninggal di rumah dan pihak keluarga memakamkannya tanpa prosedur Coviid dan tidak mengungkapkan bahwa keluarga mereka meninggal karena Covid-19.

Seorang pejabat senior badan sipil mengatakan, jumlah kematian Covid bisa saja lebih tinggi karena banyakkematian yang tidak dicatat. Dalam periode di mana rumah sakit tidak bisa lagi menampung pasien, banyak pasien sekarat yang meninggal di rumah dan pihak keluarga memakamkannya tanpa prosedur Coviid dan tidak mengungkapkan bahwa keluarga mereka meninggal karena Covid-19.

Data juga menunjukkan bahwa pemakaman semacam itu telah menurun sejak seminggu terakhir, dengan angka turun menjadi 50 pada 31 Mei.

Walikota Delhi Utara, Jai Prakash, mengatakan bahwa meskipun jumlah kasus menurun, badan sipil tetap  meningkatkan jumlah fasilitas tempat kremasi.

Saat ini, kurang dari 10 persen dari 1.184 ruang yang dipesan di 28 situs di bawah MCD digunakan untuk pemakaman Covid.

Sementara, walikota MCD Timur, Nirmal Jain, mengatakan bahwa dengan berkurangnya tekanan di tempat kremasi, badan-badan sipil akan mengalihkan fokus untuk memastikan bahwa fasilitas penitipan anak untuk pasien yang terdampak Covid akan ditingkatkan di rumah sakit.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Prabowo Joget Tabola Bale Bersama Warga Miangas

Sabtu, 09 Mei 2026 | 15:08

Pengamat Nilai Kritik Amien Rais ke Seskab Teddy Masuk Ranah Privat

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:55

Perempuan Bangsa Dampingi Santriwati Korban Kekerasan Seksual di Pati

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:11

Prabowo Dorong Dialog ASEAN Hadapi Krisis Myanmar dan Konflik Perbatasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:00

ASEAN Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi Hadapi Krisis Global

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:35

Konflik AS-Iran Mendorong Harga Pangan Global ke Level Tertinggi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 13:17

Lisa BLACKPINK Dipastikan Tampil di Opening Piala Dunia 2026

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:56

Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:45

Waspada Hantavirus dari Tikus, Ini Cara Mencegah Penyebarannya

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:33

Brimob Diterjunkan Saat Penggerebekan Judi Online Internasional di Jakbar

Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:22

Selengkapnya