Berita

Walikota Jakarta Timur M. Anwar /Repro

Politik

Wali Kota Jaktim Apresiasi Baznas Sulap Rumah Warga Kampung Melayu Menjadi Antibanjir

RABU, 02 JUNI 2021 | 01:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wali Kota Jakarta Timur, M. Anwar menyatakan apresiasinya kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang telah merenovasi 42 rumah di kawasan Kampung Melayu Jakarta Timur melalui program bedah kawasan.

Dia menerangkan, program tersebut merupakan program Baznas Bazis DKI Jakarta yang menurutnya bagian dari bentuk kehadiran pemerintah menjawab keresahan warganya .

Ditemui di kantornya pada Kamis (28/05), Walikota Jakarta Timur M. Anwar menyatakan bahwa Program Bedah Kawasan di Kampung Melayu, Jakarta Timur tersebut telah berhasil mengubah kawasan yang awalnya kumuh menjadi kawasan yang lebih bersih dan tertata rapi.


Program bedah kawasan yang menyasar rumah-rumah di wilayah RT 10, 11, dan 13 RW 04 dan 05 itu juga meringankan beban warga, terutama ketika terjadi banjir. Karena, melalui program tersebut model bangunan dibuat dalam bentuk panggung.

"Kebetulan ada program Baznas Bazis DKI Jakarta, kita kolaborasikan dengan pihak lain, seperti dengan TNI Karya Bakti," jelas Anwar dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (1/6).

Anwar menegaskan, warga yang paling merasakan dampak dari program bedah kawasan ini adalah mereka yang memiliki usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner. Seperti, penjual kue subuh di Pasar Senen.

"Orang banyak pesan kue di sana, mungkin kalo orang datang ke sana melihat kondisi wilayah seperti yang lalu gak akan mau pesan kue karena lingkungan yang kotor, berantakan, kumuh, MCKnya juga tercampur dan sebagainya. Nah sekarang kita bangun rumah tersebut menjadi lebih manusiawi," kata Anwar.

Anwar menambahkan keberadaan rumah panggung yang dibangun Bazans juga bermanfaat untuk meminimalkan dampak dari banjir. Ia menjelaskan, ketika banjir datang, warga bisa menempati ruangan di lantai dua yang memang difungsikan sebagai tempat tinggal

"Rumah panggung ini solusi agar warga tidak kebanjiran karena ada di lantai atas, ketika air naik, mereka di atas," jelas M. Anwar.

"Dengan adanya rumah panggung ini bukan berarti tidak banjir, hanya secara finansial mereka tidak begitu dirugikan, semua perabotannya ada di atas," lanjut Anwar.

Lebih lanjut, Anwar berharap program bedah kawasan ini bisa dikembangkan di wilayah lain di Jakarta Timur dengan konsep kolaborasi.


"Rumah, tanggung jawabnya Baznas (Bazis DKI Jakarta) biayanya, lingkungan tanggung jawabnya UKPD yang ada di Jakarta Timur. SDA mengerjakan apa, Bina Marga mengerjakan apa, LH mengerjakan apa, Damkar mengerjakan apa. Jadi di situ semuanya ada," tambahnya

Sementara itu Ketua Baznas Bazis DKI Jakarta KH Lutfi Fathullah mengungkapkan program bedah kawasan Baznas Bazis DKI Jakarta menyesuaikan dengan kawasan program itu dilaksanakan.

"Lingkungan yang rawan banjir kita sesuaikan dengan rawan banjir, lingkungan yang rawan kebakaran disesuaikan dengan kondisi rawan kebakaran. Di Kampung Melayu karena rawan banjir ya kita sesuaikan dengan konsep bagaimana meminimalisir dampak banjir," kata Kyai Lutfi.

Untuk itu, lanjut Kyai Lutfi, bentuk rumah dalam program bedah kawasan di Kampung Melayu dibangun tiga lantai. Lantai satu untuk ruang interaksi sosial dan lantai dua dan tiga untuk tempat tinggal.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya