Berita

Ketua KPK Firli Bahuri (tengah)/RMOL

Hukum

Firli Bahuri Pastikan Tidak Ada Upaya Menyingkirkan Novel Baswedan Cs

SELASA, 01 JUNI 2021 | 22:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memastikan tidak ada upaya penyingkiran insan KPK yang berintegritas dan gigih dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi. Beberapa dari pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat itu, seperti Novel Baswedan dan kawan-kawan, belakangan kerap bersuara miring dan mengecam KPK.

Menurutnya, terkait 75 Pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi lolos asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 24 orang lainnya akan dibina dan dites ulang serta mengikuti pelatihan bela negara untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya agak heran ada kalimat ada upaya menyingkirkan. Saya katakan gak ada upaya menyingkirkan siapapun," kata Firli saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/6).  


Sebab, sambungnya, proses TWK dilakukan dan diikuti oleh 1.351 pegawai KPK dengan instrumen yang sama, waktu pengerjaan sama, pertanyaan sama hingga modulnya sama.

Hasilnya, kata dia, sebanyak 1.271 Pegawai KPK dinyatakan memenuhi syarat dan yang tidak memenuhi syarat ada 75 orang. 24 orang diantaranya akan dibina dan dites ulang serta mengikuti pelatihan bela negara untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Semua dikatakan sesuai syarat dan mekanisme dan prosedur. Hasil akhir ada yang TMS (Tidak Memenuhi Syarat) dan MS (Memenuhi Syarat). Jadi gak ada upaya menyingkirkan siapapun," pungkasnya.

Dari 1.351 pegawai KPK yang mengikuti asesmen Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) terdapat 75 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat.

Sementara 1.274 pegawai dinyatakan memenuhi syarat, namun 1 orang di antaranya menyatakan mundur dari KPK, 1 meninggal dunia, dan satu lainnya gagal saat hasil tes diperiksa ulang.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya