Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno/Ist

Politik

Jadi Warisan UNESCO, Alasan Sandiaga Uno Sering Berpantun Dalam Bekerja

SELASA, 01 JUNI 2021 | 21:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mempunyai alasan tersendiri mengapa sering kali melontarkan bait-bait pantun dalam kegiatannya.

Sandiaga mengungkapkan, pantun telah mendapatkan penghargaan UNESCO sebagai warisan budaya atau intangible cultural heritage bangsa Indonesia.

Dia mengakui, bahwa sengaja selalu memberikan pantun di setiap kegiatannya agar pantun tidak punah dan masih tetap lestari.


"Pantun sudah menjadi warisan tak benda UNESCO untuk bangsa Indonesia, jadi saya selalu menggunakan pantun di acara-acara karena jika kita tak gunakan, pasti akan hilang," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/6).

Untuk itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mengimbau kepada masyarakat untuk membiasakan berpantun dalam aktivitas sehari-hari sembari menyampaikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dan menghibur.

"Jadi saya imbau semua masyarakat di dalam kesehariannya sisipkan pantun yang mencerahkan dan membawa nilai luhur bangsa dan juga bisa menghibur," katanya.

Untuk melestarikan pantun, Sandiaga yang juga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini memang sering melempar pantun di berbagai kesempatan.

Bahkan, Sandiaga kerap kali melempar pantun, baik saat memberi sambutan hingga seusai menggelar konferensi pers dengan awak media.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya