Berita

Pasien Covid-19/Net

Kesehatan

Diubah WHO, Ini Daftar Nama Baru Varian Virus Corona

SELASA, 01 JUNI 2021 | 14:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengubah nama varian virus corona dengan alfabet Yunani dan menanggalkan penggunaan nama tempat untuk penyebutannya.

WHO mengatakan perubahan nama dilakukan lantaran nama ilmiah sulit disebutkan, khususnya ketika melakukan komunikasi publik. Namun penggunaan nama berdasarkan geografi dapat memicu stigmatisasi.

"Untuk menghindari hal ini dan untuk menyederhanakan komunikasi publik, WHO mendorong otoritas nasional, media, dan lainnya untuk mengadopsi label baru ini," ujar WHO.


Adapun nama-nama untuk varian baru virus corona adalah:

1. Alpha, untuk menyebutkan varian B.1.1.7 atau Kent yang pertama kali diidentifikasi di Inggris.

2. Beta, untuk menyebutkan varian B.1.351 yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan.

3. Delta, untuk menyebutkan varian B.1.1617.2 yang pertama kali diidentifikasi di India.

4. Epsilion, untuk menyebutkan varian B.1.427 atau B.1.429 yang pertama kali diidentifikasi di Amerika Serikat.

5. Eta, untuk menyebutkan varian B.1.525.

6. Gamma, untuk menyebutkan varian P.1 yang diidentifikasi pertama kali di Brasil.

7. Iota, untuk menyebutkan varian B.1.526 yang diidentifikasi pertama kali di Amerika Serikat.

8. Kappa, untuk menyebutkan varian B.1.617.1 yang diidentifikasi pertama kali di India.

9. Theta, untuk menyebutkan varian P.3 yang diidentifikasi pertama kali di Filipina.

10. Zeta, untuk menyebutkan varian P.2 yang diidentifikasi pertama kali di Brasil.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya