Berita

Patung Garuda Pancasila/Net

Politik

Peringati Hari Lahir Pancasila, Kemenkumham Ajak Masyarakat Maknai Pesan Persatuan

SELASA, 01 JUNI 2021 | 08:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pada peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada hari ini Selasa (1/6), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mengajak semua lapisan masyarakat untuk memaknai pesan persatuan dalam Pancasila.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Andap Budhi Revianto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/6).

"Pancasila dalam tindakan, untuk Indonesia bersatu. Mari maknai kembali esensi dari hari lahirnya Pancasila dengan langkah implementatif secara nyata," ujar Andap.


Andap meyakini, pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini Indonesia mampu melaluinya dengan spirit gotong-royong. Kondisi seperti sekarang ini, kata dia, sedianya dijadikan batu lompatan untuk Indonesia lebih maju ke depan.
 
"Tunjukkanlah bahwa kita adalah anak bangsa yang kuat, tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, serta mampu memanfaatkan kesulitan-kesulitan yang ada menjadi lompatan kemajuan," tuturnya.

Lebih lanjut, Andap mengingatkan betapa pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Menurutnya, hanya dengan spirit persatuan dan kesatuan, Indonesia bisa maju dan lepas dari krisis.

"Anak bangsa yang selalu bersatu dan memperkokoh persatuannya, saling peduli serta selalu berbagi untuk sesama demi kemajuan negeri kita tercinta ini," ujarnya.

"Pada akhirnya, diharapkan kita dapat mewujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat memenangkan masa depannya," demikian Andap.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya