Berita

Lambang Chevron/Net

Politik

Aliansi Masyarakat Sipil Desak Chevron Pulihkan Tanah Dan Air Blok Rokan

SENIN, 31 MEI 2021 | 15:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Sipil Peduli Energi dan Lingkungan berencana menggeruduk Kantor PT Chevron Pacific Indonesia di Jakarta pada Rabu (2/5).

Ibnu Masud yang menjadi penyampai pesan aksi tersebut mengatakan bahwa mereka akan mendatangi kantor Chevron yang berada di Sentral Senayan I pada pukul 09.00.

Selain menaati protokol kesehatan ketat, seperti memakai masker dan jaga jarak, demonstran juga akan mengenakan pakaian hitam dalam aksi ini.


Dijelaskan Ibnu Masud bahwa aksi bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban PT. Chevron Pacific Indonesia atas pencemaran serta kerusakan lingkungan limbah B3 dan tanah terkontaminasi minyak di wilayah sekitar Blok Rokan, Riau.

“Beri sanksi dan jatuhi hukuman kepada PT Chevron Pacific Indonesia! Karena telah melanggar UU 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH),” tutur Ibnu Masud kepada wartawan, Senin (31/5).

Mereka juga mendesak PT Chevron untuk segera melakukan pemulihan tanah dan air di Blok Rokan, yang diakibatkan limbah B3 dan TTM hasil perusahaan.  

Kelompok ini juga mendesak pemberian ganti rugi kepada masyarakat sekitar Blok Rokan yang terdampak limbah B3 dan TTM hasil produksi PT Chevron Pacific Indonesia, sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup 7/2014 tentang Kerugian Masyarakat Akibat Pencemaran Dan/Atau Kerusakan Lingkungan Hidup.

“Terakhir kami menuntut tindak lanjut audit tanah terkontaminasi minyak (TTM) berdasarkan hasil audit investigasi yang ada,” demikian Ibnu Masud.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya