Berita

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Ingin Pilpres Hanya 2 Pasangan, Demokrat: Takut Kalah Ya?

MINGGU, 30 MEI 2021 | 07:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keinginan PDI Perjuangan agar Pilpres 2024 hanya diikuti oleh 2 pasangan calon mendapat kritik dari kalangan politisi tanah air.

Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana bahkan mempertanyakan alasan yang sebenarnya dari keinginan yang disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

 â€œKok seenaknya Hasto menentukan pilpres dua calon saja. Takut kalah sebelum perang ya?” tanyanya lewat akun Twitter pribadi, Minggu (30/5).


Panca turut menyebut nama tokoh nasional, DR. Rizal Ramli dalam kicauannya. Ini lantaran Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu merupakan sosok yanhg konsisten menghapus presidential threshold. Tujua utamanya agar calon presiden yang tampil lebih banyak dan aspirasi masyarakat bisa tersalurkan.

“Ini yang harus dilawan Bang Rizal Ramli nih,” kata Panca.

Hasto Kristiyanto berharap bahwa Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon, sekalipun sebenarnya PDIP bisa mengusung calon sendiri berbekal dengan kursi yang dimiliki di DPR.

Adapun tujuannya dari keinginan PDIP tersebut adalah agar pilpres berlangsung efektif.

"Maka kami akan bangun koalisi sehingga paling tidak pemilu ke depan hanya diikuti dua paslon, tidak akan ada dua pilpres, dua ronde," kata Hasto dalam diskusi yang digelar PARA Syndicate, Jumat (28/5).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya