Berita

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais/Net

Politik

Setop Bawa-bawa Amien Rais, Petinggi Partai Ummat Persilakan PAN Merapat Ke Kekuasaan

SABTU, 29 MEI 2021 | 14:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno mengatakan, PAN batal mendukung Jokowi-Maruf pada Pilpres 2019 karena diveto Amien Rais yang saat itu menjabat Ketua Dewan Kehormatan PAN.

Wakil Ketua Umum Partai Ummat, Agung Mozin meminta PAN tidak lagi membawa-bawa nama Amien Rais.

"Pak Amien Rais tidak usah lagi dibawa-bawa namanya jika ada orang-orang yang haus kekuasaan, ingin menggadaikan dirinya demi sebuah kekuasaan," kata Agung Mozin menanggapi pernyataan Eddy Soeparno, Sabtu (29/5).


Setelah Kongres PAN 2020, Amien Rais keluar dari PAN. Dalam kongres itu, Amien mendukung tokoh lain yakni Mulfachri Harahap untuk jadi Ketua Umum PAN bersaing dengan Zulkifli Hasan.

Agung Mozin mengungkapkan, jika ingin bergabung dengan pemerintah, silakan saja. Jangan bawa Partai Ummat dan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais.

"Minyak akan bercampur dengan minyak, dan air akan bercampur dengan air," ujar Agung Mozin memberikan ilustrasi.

Partai Ummat meminta PAN tidak lagi mengusik pendiri partainya.

"Biarkan dan ikhlaskan saja bahwa Pak Amien Rais dan pendukungnya sudah mengambil jalan yang elegan dengan menggadirkan Partai Ummat dengan tagline melawan kezhaliman dan menegakan keadilan," tutur Agung Mozin.

Jelas dia, negeri ini akan damai jika keadilan yang diperjuangkan oleh Partai Ummat ditegakan, bukan sekedar bagi-bagi kekuasaan.

"Sudahlah, dan biarkan kami sedang fokus mempersiapkan sebuah partai yang kini dirindukan oleh umat. Apalagi survei kami yang semakin meningkat dari hari ke hari membuat kami semakin percaya diri bahwa Partai Ummat adalah partai masa depan," demikian Agung Mozin.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya