Berita

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada April 2021 lalu/Net

Politik

Anies-AHY Berpeluang Diusung Nasdem-PKS-Demokrat, Kans Menang Di Pelupuk Mata

SABTU, 29 MEI 2021 | 13:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Elektabilitad Anies Baswedan selalu menduduki peringkat satu dari lembaga survei yang selama ini dinilai kredibel. Karena itu, sebagian besar masyarakat berharap partai politik mengusung Gebernur DKI Jakarta itu menjadi capres pada pilpres 2024.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan, ada tiga partai yang berpeluang besar mengusung Anies, yaitu Partai Nasdem, PKS, dan Partai Demokrat.

Nasdem punya kedekatan dengan Anies, khususnya dengan ketua umumnya Surya Paloh. Kedekatan itu sejak Nasdem masih menjadi ormas, di mana Anies sebagai salah satu pendirinya.


"Jadi, antara Anies dan Nasdem ada ikatan historis. Ikatan ini berpeluang diperkuat dengan Nasdem mengusung Anies pada pilpres 2024," ujar Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/5).

Anies dengan elektabilitas yang moncer dan segudang prestasi selama menjadi Gubernur DKI Jakarta, kiranya menjadi garansi bagi Nasdem untuk mengusungnya menjadi capres.

Adapun PKS, PKS juga partai yang diyakini akan mengusung Anies. Hubungan PKS dengan Anies sudah teruji sejak mengusungnya pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Sejak itu hubungan PKS dan Anies sangat baik. Bahkan PKS yang terdepan melundungi Anies dari para pengeritiknya.

"Karena itu, PKS diperkirakan akan menjadi pengusung utama Anies. PKS tampaknya sangat yakin dengan mengusung Anies peluang RI 1 sudah di pelupuk mata," kata Jamiluddin.

Terakhir Partai Demokrat, partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu berpeluang mengusung Anies. Hal itu sudah terlihat sejak AHY mengunjungi Anies di Balaikota DKI. Kunjungan itu sangat politis, meskipun keduanya tidak mengakuinya.

Menurut Jamiluddin, peluang Demokrat mengusung Anies semakin besar bila dipasangkan dengan AHY. Kalau ini dilakukan, maka Demokrat tanpa syarat akan mengusung Anies.

"Pasangan Anies-AHY tampaknya dapat menyatukan Nasdem, PKS, dan Demokrat untuk berkoalisi. Anies punya kedekatan dengan Nasdem dan PKS, sementara AHY punya kedekatan PKS," ungkapnya.

Kalau tiga partai ini mengusung pasangan Anies-AHY, maka ambang batas presiden sudah terlampaui, yaitu 25,03 persen atau 163 kursi di DPR RI.

"Ini artinya, koalisi ini sudah cukup untuk mengusung pasangan Anies -AHY," demikian M. Jamiluddin Ritonga, mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya