Berita

Gedung administrasi utama di Kamloops Indian Residential School terlihat di Kamloops, British Columbia, Kanada sekitar tahun 1970. Foto perpustakaan dan Arsip Kanada/Net

Dunia

Kuburan Massal Di Asrama Kamloops, Justin Trudeau: Penemuan Ini Menghancurkan Hati Saya

SABTU, 29 MEI 2021 | 11:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penemuan kuburan massal yang berisi sisa-sisa 215 anak yang 'dinyatakan hilang' menggemparkan Kanada, sekaligus menyentak hati Perdana Menteri Justin Trudeau. Babak kelam tentang sejarah penganiayaan yang brutal terhadap anak-anak membuka mata negara itu bahwa pekerjaan rumah belum selesai.

"Berita penemuan kuburan massal yang berisi sisa-sisa 215 anak di di bekas sekolah asrama Kamloops, telah menghancurkan hati saya, ujar Trudeau dalam tweetnya pada Jumat (28/5).

Ia menyadari bahwa penemuan itu telah membuka rasa sakit yang selama ini berusaha dilupakan.


"Ini adalah pengingat yang menyakitkan dari babak kelam dan memalukan dari sejarah negara kita," kata Trudeau.

Ia berjanji akan bersama orang-orang yang larut dalam duka, yang kembali diingatkan kepada hilangnya anak, cucu atau anggota keluarga.

"Saya memikirkan semua orang yang terpengaruh oleh berita yang menyedihkan ini. Kami di sini untuk Anda," ujar Trudeau.

Kuburan massal berisi sisa-sisa 215 anak Pribumi telah ditemukan di lahan bekas sekolah asrama di pedalaman British Columbia selatan. Tk'emlups te Secwépemc dalam rilis resminya  telah mengkonfirmasi pada Kamis (17/5) malam waktu setempat, bahwa anak-anak itu adalah siswa Kamloops Indian Residential School.  

Dalam rilisnya, Kepala Tk'emlups te Secwépemc, Rosanne Casimir, mengatakan penemuan itu sebagai 'kabar buruk yang tak terpikirkan' yang sejauh ini belum pernah didokumentasikan oleh Kamloops Indian Residential School yang merupakan sekolah terbesar dalam sistem sekolah perumahan Urusan India di negara itu.

Masyarakat adat telah lama meyakini adanya kuburan massal siswa sekolah asrama. Dibutuhkan waktu dan proses yang panjang selama beberapa dekade untuk mengungkap keberan itu.

"Itu penting karena kisah kuburan massal sekolah-perumahan rahasia adalah legenda urban," kata sebuah kolom di outlet berita British Columbia TheTyee.ca.

Sekolah asrama Indian Kamloops didirikan pada tahun 1890 di bawah kepemimpinan gereja Katolik Roma, dan ditutup pada tahun 1978.

Itu adalah bagian dari jaringan sekolah asrama lintas-Kanada yang dibuat untuk secara paksa mengasimilasi anak-anak Pribumi dengan mengeluarkan mereka dari rumah dan komunitas mereka. Melarang mereka berbicara dalam bahasa asli mereka atau melakukan praktik budaya.

Pelecehan fisik, emosional dan seksual merajalela di dalam lembaga-lembaga ini, begitu pula kerja paksa, menurut penelitian.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya