Berita

Politisi Arief Poyuono/Net

Politik

Mafia Alutsista Fight Back To Menhan Prabowo Gara-gara Bakul Nasinya Pada Jomplang

JUMAT, 28 MEI 2021 | 22:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dugaan adanya permainan dalam pembelian alat utama sistem persenjataan (Alutsista) Kementerian Pertahanan bukan persoalan sepele.

Menurut politisi Gerindra Arief Poyuono, mafia pengadaan alutsista sudah ada jauh sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

"Para mafia pengadaan alutsista sebelum era Menhan Prabowo cuma modal kertas pengangkatan sebagai agen perusahaan pabrik alutsista. Mereka melakukan tender alutsista dan mark up nilai alutsista hingga 40-50 persen dari harga pabrik," kata Arief Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (28/5).


Agen pabrik alutsista tersebut sudah menjadi mafia alutsista dan bermain dengan wakil rakyat di Senayan dalam mengatur anggaran. Dalam proses tersebutlah, terjadi transaksi antara mafia dan oknum anggota DPR.

"Yang saya dapat info itu, oknum anggota DPR RI dapat fee 10 sampai 13 persen dari anggaran alutsista yang akan dibeli dari agen-agen pabrik alutsista," sambungnya.

"Data-data anggota DPR RI periode sebelum Kemenhan Prabowo yang jadi antek-antek mafia alutsista saya tahu siapa saja," aku Poyuono.

Di era Prabowo, Kementerian Pertahanan hingga kini belum melakukan pembelian alutsista, melainkan baru dalam tahap negoisasi dengan pabrik alutsista secara langsung, tanpa melalui perusahaan-perusahaan yang disebutnya sebagai agen pabrik alutsista.

Yang dilakukan Prabowo ini sudah tepat karena dengan melakukan pembelian langsung ke pabrik alustsista, harganya akan jauh lebih murah. Cara inilah yang dinilai membuat para mafia alutsista kebakaran jenggot.

"Saya rasa ini yang disebut fight back mafia alustsista ke Prabowo ya. Karena kebijakan Prabowo terkait belanja alutsista ini membuat 'bakul nasi' agen-agen pabrik alutsista luar negeri jadi pada jomplang," sindir Poyuono.

Di sisi lain, polemik dan kritikan sejumlah pihak terhadap pengamat pertahanan sekaligus akademisi, Connie Rahakundini juga jadi sorotan Arief Poyuono. Terlebih bila Connie dianggap sebagai bagian dari Partai Nasdem.

"Kalau begitu, maka Connie objective ngomong mafia alutsista. Karena Nasdem kan bagian dari pemerintahan Jokowi," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya