Berita

Pemerhati sejarah, Arief Gunawan/Ist

Publika

Pidato Rizal Ramli: Demokrasi Untuk Keadilan, Bukan Alat Pesuruh Oligarki...

JUMAT, 28 MEI 2021 | 21:39 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

KENAPA sila Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, dan sila Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia ditaruh di bawah sila Ketuhanan Yang Maha Esa?

“Tujuannya agar Cahaya Ilahi menerangi jalan kemanusiaan kita yang gampang terjebak di dalam kegelapan sehingga menjadi tidak adil ...,” kata Bung Hatta.

Para pendiri bangsa sangat mencita-citakan keadilan. Sehingga dua kali mencantumkan kata “adil” di dalam Pancasila. Yaitu di sila kedua dan sila kelima.


Rakyat Indonesia hari ini pun mencari keadilan. Karena elite kekuasaannya terjebak di kegelapan.

Plato mengartikan keadilan sebagai:
“The supreme virtue of the good state”. Keadilan merupakan kebajikan tertinggi dari negara yang baik.

Tokoh nasional Dr Rizal Ramli juga menekankan keadilan dan kemakmuran sebagai jalan kebangkitan untuk seluruh rakyat Indonesia, dalam Pidato Kebangsaan 113 Tahun Kebangkitan Nasional, hari ini.

Dengan mengubah Demokrasi Kriminal seperti yang sedang terjadi di negeri saat ini, menjadi demokrasi yang bersih, maka demokrasi akan bekerja untuk keadilan dan kemakmuran rakyat. Bukan hanya menjadi pesuruh oligarki, elite, dan dinasti kekuasaan politik serta ekonomi belaka.

“Hanya dengan jalan perjuangan itu, demokrasi bisa bermanfaat untuk memberikan keadilan, kemakmuran dan kejayaan untuk seluruh bangsa Indonesia,” tegas tokoh pergerakan mahasiswa 1978 ini.

Agar Indonesia berdaulat dan berjaya, menurutnya, ekonomi nasional harus dikelola dengan melaksanakan Ekonomi Konstitusi UUD 1945. Yaitu ekonomi dari, dengan, dan untuk kemakmuran rakyat.

“Bukan ekonomi neoliberal yang menjadi pintu masuk neo-kolonialisme. Bukan pula kegiatan ekonomi yang lokasinya di Indonesia, tapi manfaat dan nilai tambahnya untuk kemakmuran orang asing,” tandas Rizal Ramli.

Peluang Indonesia keluar dari krisis saat ini menurutnya sangat terbuka luas.

Syaratnya, seluruh potensi rakyat harus digerakkan dan semua potensi strategis serta sumber daya alam nasional harus benar-benar dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat.

“Dengan jalan seperti ini, kita akan segera keluar dari krisis multidimensi seperti yang terjadi saat ini,” ujarnya.

Zaman Pralaya, era gelap yang penuh kekacauan: ketidakadilan ekonomi, hukum, sosial, dan politik sudah saatnya diakhiri, agar rakyat dapat menyongsong matahari baru, cakrawala baru Indonesia yang menghalau kegelapan.

Penulis adalah pemerhati sejarah

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Trump Tunjuk Katie Zacharia Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:27

Saat Outing Kantor Bergeser Jadi Strategi Korporat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:09

Harga Emas Meroket di Akhir Pekan Jadi Semahal Ini

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:57

FORU Anjlok 11,39 Persen, Transaksi Tembus Rp253 Miliar saat IHSG Rebound

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:44

Komisi V DPR Wanti-wanti Tiga Kementerian Jangan Saling Lempar Tanggung Jawab Soal Ojol

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:30

Harga Logam Dunia Bangkit Usai Aksi Borong di Level Rendah

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:01

Tiga Anggota OPM Meninggal Dunia Usai Kontak Tembak di Maybrat

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:46

Teguh Santosa: Pepera 1969 Sejalan dengan Prinsip Self Determination

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:31

Kapolri Pimpin Sertijab di Mabes Polri, Komjen Asep Resmi Jadi Irwasum

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:17

Wall Street Tutup Pekan Kedua di Zona Hijau

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya