Berita

Tokoh nasional, Dr. Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Pemimpin Tangguh Mampu Cari Peluang, Pemimpin Memble Buat Krisis Makin Ruwet

JUMAT, 28 MEI 2021 | 18:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Salah satu kunci utama agar bisa keluar dari krisis, bangkit dan bergerak maju, adalah integritas, kualitas dan kompentensi kepemimpinan. Pemimpin yang tangguh dan hebat diuji justru pada saat kritis.

Demikian pidato tokoh nasional, Dr. Rizal Ramli saat menjadi pembicara kunci dalam acara "113 Tahun Kebangkitan Nasional" yang digelar di Gedung Joang, Menteng Raya 31, Jakarta Pusat, Jumat (28/5).

Dalam acara itu, pidato Rizal Ramli mengangkat tema "113 Tahun Kebangkitan Nasional Kebangkitan Seluruh Rakyat Indonesia: Jalan Keadilan dan Kemakmuran". Acara turut dihadiri para aktivis pro demokrasi.


"Pemimpin tangguh itu mampu mencari peluang dan memanfaatkan krisis untuk memperkokoh ketahanan dan menggerakkan bangsa untuk keluar cepat dari krisis dan melaju ke tahap yang lebih baik," kata RR sapaan akrab ekenom senior itu.

Menurutnya, apabila seorang pemimpin tidak mampu mengatasi krisis dan menciptakan peluang di tengah gempuran krisis, maka dia merupakan pemimpin yang payah alias memble.

"Pemimpin memble akan membuat krisis justru menjadi lebih ruwet dan lama," ujar RR.

Dan dampaknya semakin meluas, rakyat juga semakin susah.

"Bukannya pulih lebih cepat, tapi malah anjlok lebih dalam karena kebijakan-kebijakan yang dibuatnya tidak fokus, tanpa prioritas, syarat konflik kepentingan sehingga dalam situasi seperti itu tindakan koruptif akan semakin tidak terkendali," ucap RR.

Turut hadir dalam acara itu sejumlah tokoh nasional dan aktivis pro demokrasi.

Antara lain, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Din Syamsuddin, mantan Jurubicara Presiden Gus Dur, Adhie M. Massardi, aktivis KAMI, M. Jumhur Hidayat, aktivis 98', Ubedilah Badrun, Ketua Jaringan Aktivis ProDEM, Iwan Sumule, aktivis Gde Siriana Yusuf, dan masih banyak lagi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya