Berita

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Kata Hasto, Pemilu Serentak 2024 Membuat Konsolidasi Partai Pemerintah Solid

JUMAT, 28 MEI 2021 | 15:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gelaran Pemilu Serentak 2024 diyakini akan membawa keberuntungan bagi partai politik, terutama yang bergabung dalam koalisi pemerintah Presiden Joko Widodo.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, keuntungan itu adalah Pemilu Serentak 2024 masih memakai UU 7/2017. Sehingga, konsolidasi di antara pendukung pemerintah akan selalu fokus.

"Tidak ada agenda yang bisa memecah belah konsolidasi terkait dengan proses pembahasan UU Pemilu, karena semua sudah sepakat bagaimana kita mencoba menggunakan UU Pemilu yang lama," ujar Hasto dalam webinar Para Syndicate bertema ‘Membaca Dinamika Partai dan Soliditas Koalisi Menuju 2024’, Jumat (28/5).


Hasto mengklaim, tidak diubahnya UU 7/2017 itu bukan sekadar mengamankan posisi politik. Tetapi, bagaimana komitmen kemanusiaan dari partai politik untuk mengatasi dampak pandemi Covid-19.

"Itu karena adanya kesadaran skala prioritas pemerintah saat ini termasuk partai politik pengusung pemerintah, bagaimana kita berkonsentrasi mengatasi dampak pandemi Covid-19 dengan berbagai variannya," katanya.

Dengan memakai UU Pemilu yang lama, maka partai politik dapat mencurahkan seluruh energinya dalam membantu pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi.

"Tidak adanya agenda-agenda politik terkait dengan revisi UU Pemilu tersebut, tentu saja menjadi energi positif agar seluruh fokus dilakukan pada upaya mengatasi krisis ekonomi akibat pandemi," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya